LampuHijau.co.id - Musim kemarau ekstrem melanda hampir di seluruh pelosok Tanah Air. Meski saat ini sudah masuk musim penghujan, namun sebagian besar warga di sejumlah desa masih kesulitan mendapat air bersih sebagai kebutuhan dasar.
Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) melalui Global Wakaf memiliki program yang telah lama berjalan, guna menanggulangi krisis air bersih. Adalah Sumur Wakaf, program Global Wakaf-ACT guna mengatasi krisis air bersih di sejumlah wilayah di Indonesia. Tak sekadar mengalirkan air bersih guna kebutuhan sehari-hari, program ini juga biasa membangun mandi cuci dan kakus (MCK) dan tempat berwudu di masjid/musala.
Baca juga : Alhamdulillah, Anak-anak Gaza Kembali Santap Makanan Bergizi
Dan pada Rabu (23/10/2019) kemarin, Sumur Wakaf di Kampung Pereng, Kelurahan Karikil Mangkubumi Kota Tasikmalaya, selesai dibangun untuk dapat digunakan warga. Selain itu, juga dilengkapi dengan fasilitas MCK. Rabu itu, warga sekitar beramai-ramai memanfaatkan air bersih tersebut.
Sebelum adanya Sumur Wakaf, warga Kampung Pereng mengandalkan sumber mata air yang lokasinya cukup jauh. Dan sayangnya, saat ini, kondisi air dari sumber mata air itu sudah keruh dan tercemar.
Baca juga : Kemenkumham Sebut Arief Rugikan Warganya Sendiri
"Sekarang sumber air itu sudah keruh, agak berminyak dan bau, lalu juga berkurang karena dipakai banyak orang untuk semua aktivitas kegiatan dari mulai nyuci, mandi, dan lainnya," ungkap Euis (56), warga Kampung Pereng seper dikutip newe.act.id, Senin (28/10/2019).
Dikatakan Asep Rosidin dari Tim Global Wakaf-ACT Tasikmalaya, air Sumur Wakaf yang dibangun di sekitar Masjid Al Aziz itu sudah mengalir sejak yang digali Global Wakaf. Dan kini, sudah dilengkapi dengan fasilitas MCK guna keperluan warga Kp. Pereng.
Baca juga : Alhamdulillah, Korban Kebakaran di Manggarai Bisa Urus Dokumen Jumat Ini
"Memang airnya bagus, hanya perlu dibuat sumur saja dan MCK. Alhamdulillah, sekarang airnya mengalir banyak dan bahkan cukup untuk memenuhi kampung tetangga," imbuhnya. (YUD)