LampuHijau.co.id - Wakil Bupati Subang Agus Masykur didampingi Kadinkes Subang, dr. Maxi, S.H., M.H.Kes menghadiri Rapat Koordinasi Cabang (Rakercab) Asosiasi Klinik Indonesia (ASKLIN) Cabang Subang di Aula Grand House Subang, pada Kamis (15/5/2025).
Agus Masykur menyampaikan Kabupaten Subang, dengan jumlah penduduk yang saat ini mencapai 1.649.821 jiwa, didukung oleh berbagai fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, posyandu, klinik, serta layanan kesehatan lainnya dengan total sebanyak 2.271 unit.
Dengan jumlah itu, pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat tertangani dengan cukup baik. Pemerintah Kabupaten Subang merencanakan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru.
Pembangunan tersebut ditargetkan selesai dan dapat mulai beroperasi pada tahun 2028 Pemerintah Kabupaten Subang berharap keberadaan ASKLIN Cabang Subang dapat menghasilkan program strategis mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Baca juga : IDI Cabang Subang Ajak Seluruh Dokter Jaga Kepercayaan Masyarakat
Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan masyarakat Subang yang lebih sehat dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Saat ini, Pemkab Subang tengah memfokuskan perhatian pada pemenuhan layanan kesehatan yang merata serta pencapaian target masyarakat sehat dan zero stunting Sinergitas dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah dengan seluruh unsur kesehatan tentu saja menjadi sangat penting dalam mencapai tujuan tersebut.
"Begitu pula kami tuangkan dalam misi kami yang pertama yakni membangun sumber daya manusia yang unggul, sehat, kompetitif dan religius. Dan misi selanjutnya adalah mewujudkan pemerataan pembangunan kewilayahan yang inklusif, berkualitas dan berkelanjutan dalam pemenuhan sarana prasarana yang berkualitas," ucapnya.
Sebagai wadah yang menghimpun klinik-klinik di Kabupaten Subang, Kang Akur optimistis bahwa bersama ASKLIN, berbagai program strategis di bidang kesehatan dapat diwujudkan secara nyata. Ia meyakini, melalui sinergi yang baik, harapan bersama untuk meningkatkan derajat dan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Subang dapat tercapai dengan baik dan optimal.
Kang Akur berharap, dengan adanya Rakercab ini, dapat memperkuat peran dan fungsi ASKLIN dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan khususnya di tingkat klinik.
Baca juga : Disarpus Subang Bersama Perumda TRS Beri MBG kepada Ratusan Peserta Pekan Literasi
Dengan terus berkomitmen aktif dalam mewujudkan sistem kesehatan yang lebih baik efisien dan efektif, titik di mana klinik harus berfungsi sebagai sarana pelayanan kesehatan terdepan yang berkualitas dan terjangkau dalam rangka melayani kesehatan masyarakat Indonesia dengan sistem rujukan yang terarah dan terpadu.
“Kami pemerintah daerah akan mendukung keberadaan dan perkembangan klinik-klinik yang ada di Kabupaten Subang, semoga hal ini menjadi awal cipta sinergi antara kita dan berbagai stakeholder terkait untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Subang," ucapnya.
Terakhir, Kang Akur mengajak seluruh pihak untuk bergotong-royong mewujudkan Kabupaten Subang yang unggul, maju, dan kompetitif dalam bingkai karya nyata pembangunan berkelanjutan, menuju masyarakat yang adil, sejahtera, demokratis, dan religius.
Sementara itu, dr. Maxi, S.H., M.H.Kes., menyampaikan bahwa dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, pihaknya terus mendorong pelaksanaan berbagai program layanan kesehatan, baik di klinik, puskesmas, maupun rumah sakit.
Baca juga : 265 U-Turn di Jalur Pantura Subang Terlalu Banyak dan Berdekatan Rawan Kecelakaan
Menurutnya, indikator keberhasilan sebuah klinik adalah ketika pelayanannya dapat diterima dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. "Dengan demikian, klinik akan berkembang," ucapnya.
Selain itu, tambahnya, pelayanan yang baik juga akan sangat membantu masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.
Pada kesempatan tersebut dilaksanakan penandatanganan nota kesepakatan antara Bank BJB Cabang Subang dengan ASKLIN Kabupaten Subang tentang pemanfaatan produk dan jasa layanan Kesehatan.
Turut hadir dalam agenda tersebut, Pengurus ASKLIN Jawa Barat, Ketua ASKLIN Subang, sejumlah Kepala OPD, pimpinan BJB Cabang Subang, Kepala BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan Subang, para Kepala/Owner Klinik se-Kab. Subang serta para Ketua Organisasi/Profesi Kesehatan. (MGN)