Bupati Subang Melayat ke Rumah Duka Korban Longsor di Desa Dayeuhkolot

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita melayat ke rumah duka korban longsor di Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Jumat (18/04/2025). FOTO: ISTIMEWA/LAMPU HIJAU
Jumat, 18 April 2025, 21:32 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Bupati Subang Reynaldy Putra Andita melayat ke rumah duka korban longsor di Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Jumat (18/04/2025).

Korban diketahui bernama Rafik (55) warga Desa Dayeuhkolot akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah proses evakuasi dilakukan selama 7 hari terakhir.

Proses evakuasi berjalan cukup sulit lantaran medan yang sempit serta masih tingginya curah hujan di daerah tersebut. Kerja keras semua pihak akhirnya menemukan Rafik.

Baca juga : Polsek Sagalaherang Polres Subang Gelar Safari Ramadhan di Desa Cicadas

Kang Rey, sapaan akrabnya, menghaturkan rasa duka yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan.

Kang Rey juga mengapresiasi kerja seluruh pihak mulai dari BPBD Kabupaten, BNPB, hingga masyarakat Desa Dayeuhkolot yang terus berupaya mengevakuasi korban sejak pertama dilaporkan hilang.

"Saya menghaturkan turut belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Terima kasih kepada BPBD dan seluruh masyarakat Dayeuhkolot yang terus berjuang mencari almarhum sampai hari ke-7," ucapnya.

Baca juga : Bupati Subang Ingin Pelayanan Rumah Sakit dan Puskesmas Terbaik di Jawa Barat

Ia berpesan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan karena saat ini di beberapa wilayah Kabupaten Subang masih terjadi cuaca ekstrim.

"Saya titip seluruh masyarakat selalu waspada terhadap potensi bencana," ucap Kang Rey.

Kang Rey mendoakan dan yakin almarhum meninggal dalam keadaan syahid karena almarhum meninggal saat akan memperbaiki saluran air yang berdampak bagi ratusan masyarakat Desa Dayeuhkolot.

Baca juga : Kapolsek Sagalaherang Polres Subang Safari Ramadhan di Desa Cikujang

"Saya percaya almarhum meninggalkan anak istrinya dalam keadaan syahid. Almarhum tertimbun longsor karena akan memperbaiki saluran air yang berdampak bagi ratusan masyarakat," ucapnya.

Kang Rey juga mengaku telah memberikan santunan bagi keluarga almarhum. Tidak sampai di situ, Kang Rey memutuskan ibu dan istri korban longsor akan menjadi ibu asuh Bupati Subang dalam program baru diluncurkan yaitu Subang Nyaah ka Indung.

"Saya sudah menyerahkan banruan kepada keluarga. Ibu dan istri almarhum menjadi ibu asuh saya dalam program Subang Nyaah ka Indung. Setiap bulan akan diberikan sembako dan lain-lain senilai Rp500 ribu," ujarnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal