Jemput Masa Depan Subang, Fauzi Ridwan: Maksimalkan Potensi Menuju Kemandirian

Anggota DPRD Subang dari Fraksi PKB, A. Fauzi Ridwan, SE. FOTO: ISTIMEWA/LAMPU HIJAU
Selasa, 8 April 2025, 10:42 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Kabupaten Subang memasuki usia ke-77 tahun. Momentum bersejarah ini menjadi saat yang tepat untuk melakukan refleksi terhadap capaian pembangunan, sekaligus membangkitkan semangat baru untuk menghadapi tantangan ke depan.

Anggota DPRD Subang dari Fraksi PKB, A. Fauzi Ridwan, SE, menyampaikan pandangannya bahwa Subang saat ini memiliki modal besar untuk maju, tetapi belum maksimal dalam mengelola potensi yang ada.

“Subang diberkahi tiga kekuatan alam: gunung, daratan, dan lautan. Kita punya pertanian, perkebunan, laut yang kaya, hingga pelabuhan bertaraf internasional. Tapi sayangnya, PAD kita baru sekitar Rp800 miliar, dari total APBD Rp3 triliun. Ini jauh dari ideal,” tegasnya.

Baca juga : Pokja WHTR Bukber dan Santuni Yatim Piatu Akamsi di Penghujung Ramadan

Fauzi menilai bahwa kepemimpinan baru di bawah Reynaldi Putra Andita Budi Raemi dan Agus Masykur Rosyadi harus berani melakukan terobosan agar Subang tidak lagi tertinggal dari kabupaten/kota lain di Jawa Barat yang PAD-nya jauh lebih besar meskipun potensi alamnya lebih terbatas.

"Ini bukan soal potensi, tapi soal keberanian mengambil keputusan strategis. Subang harus mandiri, jangan terus bergantung pada dana perimbangan dari pusat,” ujar Fauzi.

Pelayanan dasar menjadi perhatian utama. Fauzi menyoroti ketimpangan layanan kesehatan di wilayah Subang Utara bagian barat.

Baca juga : Polsek Sagalaherang Polres Subang Gelar Safari Ramadhan di Desa Cicadas

“Warga di Patokbeusi, Ciasem, dan Blanakan masih belum memiliki akses ke Rumah Sakit Daerah. Kalau sakit, mereka harus ke Karawang atau Purwakarta. Ini harus segera ditangani,” katanya.

Di sektor SDM, ia menekankan pentingnya penyiapan tenaga kerja lokal melalui pendidikan dan pelatihan vokasi. “Kalau tidak disiapkan, anak-anak Subang hanya jadi penonton dalam kemajuan industri dan pelabuhan. Kita butuh lembaga pelatihan kerja yang sesuai kebutuhan dunia usaha hari ini,” ujar Fauzi.

Lebih lanjut, pendidikan karakter juga harus menjadi prioritas. “Saat ini, pesantren menjadi pilar utama pembentukan akhlak. Tapi sayangnya, perhatian terhadap pesantren masih minim. Honor guru ngaji tidak sampai ke mereka yang benar-benar fokus di pesantren. Ini ketidakadilan yang harus dibenahi,” tegas politisi alumni Pondok Pesantren Minhajut Thalibin.

Baca juga : Kapolsek Sagalaherang Polres Subang Safari Ramadhan di Desa Cikujang

Fauzi menutup pernyataannya dengan ajakan untuk menjadikan HUT ke-77 ini sebagai momentum kebangkitan Subang. “Dengan semangat Rakyat Subang Gotong Royong, Subang Ngabret (Ngawangun Bareng Rakyat), mari kita bangun Subang yang adil, maju, mandiri, dan berakhlak," tutupnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal