Tidak Mau Terus Menerus Sewa, Subang Bakal Miliki Rumah Singgah di Bandung

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP didampingi Kepala Dinkes Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.H.Kesdi Kantor Dinkes Subang, Jumat (21/03/2025). FOTO: MANGUN WIJAYA/LAMPU HIJAU
Jumat, 21 Maret 2025, 17:50 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Subang berencana membeli bangunan untuk rumah singgah di Kota Bandung. Rumah singgah yang saat ini berstatus sewa, dan biaya sewa tiap tahun mengalami kenaikan.

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP mengatakan Pemda Kabupaten Subang berkomitmen untuk memperhatikan masyarakat Kabupaten Subang yang berobat di sarana kesehatan di luar wilayahnya.

Salah satu perhatian Pemda Kabupaten Subang untuk masyarakat yang berobat di luar daerah dengan adanya rumah singgah di dekat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Rumah singgah itu berstatus sewa.

Baca juga : Kapolsek Sagalaherang Polres Subang Safari Ramadhan di Desa Cikujang

Biaya sewa per tahunnya ternyata Rp125 juta, dan terus naik tiap tahun. Maka dari itu, Kang Rey, sapaan akrab Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP ingin Pemda Kabupaten Subang akan beli bangunan untuk rumah singgah.

"Kita akan beli yang harganya Rp4 miliar hingga Rp6 miliar, biar jadi aset milik Pemda Kabupaten Subang. Karena, rumah singgah sekarang berstatus sewa yang biaya sewa terus naik," ujarnya, pada Jumat (21/3/2025).

Anggaran sewa itu dialihkan untuk biaya operasional rumah singgah. Rumah singgah merupakan sesuatu yang penting sebagai wujud kepedulian Pemda Kabupaten Subang terhadap masyarakat berobat di luar daerah.

Baca juga : Rayakan HUT Ke-17, Gerindra Subang Tanam 1.000 Pohon di Bukanagara

"Masyarakat yang berobat di luar Subang mereka tetap merasakan pelayanan menjadi orang Subang yang dipikirkan dan diperhatikan oleh Pemda Kabupaten Subang," pungkasya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.HKes menyambut baik rencana Bupati Subang untuk membeli bangunan diperuntukan rumah singgah di Kota Bandung tak jauh dari RSHS Bandung.

"Rumah singgah cukup banyak yang tempati mencapai 1.700 orang. Rumah singgah bayar sewanya Rp125 juta per tahun. Tiap tahun biaya sewa naik. Jadi sangat mendukung bila beli bangunan untuk rumah singgah," ujarnya.

Baca juga : Tidak Mau Dipolitisasi, Karang Taruna DKI Gelar Pemilihan Ketua Baru

Masyarakat yang ke rumah singgah, kata dia, nantinya tak hanya dapat beras dan air, tapi juga diberikan makanan bergizi juga lauk pauknya. "Karena rumah singgah etalase kesehatan di luar Subang," ujarnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal