LampuHijau.co.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang mencatat selama 2 bulan dari Januari hingga Februari 2025 mengalami penurunan tajam kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dibandingkan tahun lalu di bulan yang sama.
Kadinkes Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.H.Kes mengatakan pada Januari 2024 terdapat 373 kasus DBD dengan kematian tiga orang dan Februari 2024 terdapat 318 kasus DBD dengan kematian lima orang.
Baca juga : Kedua Kalinya, Kadinkes Subang Beri Bantuan kepada Anak Kembar Siam
"Jadi selama Januari hingga Februari 2024 terdapat 691 kasus DBD dengan delapan kematian," ucap dr Maxi, S.H, M.H.Kes kepada awak media di kantornya di Kabupaten Subang, Selasa (25/02/2025).
Untuk Januari 2025, tambahnya, terdapat 44 kasus dengan kematian nol, dan Februari 2025 terdapat 63 kasus dengan nol kematian. Sehingga ditotalkan dalam dua bulan tersebut sebanyak 107 kasus DBD.
Baca juga : Dua Pencuri Rel Kereta Api di Pegaden Kabupaten Subang Ditangkap Polsuska
"Kasus DBD di tahun ini pada bulan Januari hingga Februari turun tajam dibandingkan tahun lalu di bulan yang sama. Tahun lalu melojak, karena tahun 2024 merupakan siklus lima tahunan DBD," ucapnya.
Siklus lima tahunan tersebut, tambahnya, juga terjadi pada 2019 lalu, dan diprediksi bakal terjadi pada 2029 mendatang. Maka dari itu, masyarakat agar terus semangat menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Baca juga : Sinergi Poktan, KUD dan BUMDes Jadi Kunci Swasembada Pangan di Kabupaten Subang
"Masyarakat agar rutin menguras tempat penampungan air seperti bak mandi, drum, dan toren air, tutup rapat tempat penampungan air agar tidak menjadi tempat nyamuk bertelur, dan daur ulang barang - barang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk," ujarnya. (MGN)