Kota Wisata Batu Maju Pesat Karena Rangkul Media Massa Berenergi Positif

Selasa, 8 Oktober 2019, 15:42 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Berkembang pesatnya Kecamatan Batu menjadi Kota Wisata Batu, salah satunya tak terlepas dari peran media massa yang ikut mem-branding pariwisata di daerah yang terletak di Jawa Timur, ini.

"Media massa sangat dibutuhkan untuk branding wisata" kata Asisten Administrasi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Batu Endang Triningsih, saat menerima kunjungan kerja (kunker) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, kemarin.

Sebab, lanjutnya, tanpa peran media massa, kecamatan yang semula gabung dengan Kabupaten Malang tersebut tidak dikenal seperti saat ini. Dulu, Batu hanya sebuah kecamatan dengan penduduk 100 ribu orang.

Baca juga : Koperasi di Batam Keluhkan Melambungnya Harga Kebutuhan Pokok

"Dari kecamatan dipecah jadi tiga kecamatan dan menjadi kota. Dalam 10 tahun belakangan geliat Kota Wisata Batu begitu cepat. Dan yang diandalkan kepariwisataannya yang tidak lepas dari ekologi," ucapnya.

Dalam mempromosikan pariwisata, katanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu selektif dalam merangkul media massa. "Kami merangkul media yang energinya positif, tidak merangkul yang energinya negatif," katanya.

Sebab, lanjutnya, media massa merupakan mitra pembangunan bukan mitra kehancuran. Awalnya memang bertemu media massa yang tidak jelas, namun lambat laun mereka tersingkir dengan sendirinya.

Baca juga : Pemkot Malang Optimalkan Medsos untuk Sebarkan Informasi

"Tiap desa punya keunggulan yang punya daya tarik wisatawan. Kami menyamakan persepsi dengan media massa yang membawa energi positif dalam mempublikasikan keunggulan Kota Wisata Batu," katanya.

Kini, katanya, dengan berkembangan media sosial, warga atau pelaku UMKM juga bisa mempromosikan sendiri. "Ke Kota Wisata Batu kalau sehari dua hari tak dapat apa-apa, minimalnya seminggu," ucapnya.

Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Cirebon Sugeng Darsono mengatakan, Kota Wisata Batu usianya masih muda, namun perkembangannya begitu pesat.

Baca juga : Pemkab Cirebon Ajak 25 Wartawan Kunker ke Malang

"Karena potensi keunggulannya yang terpublikasikan," kata Sugeng.

Ia pun optimis Kabupaten Cirebon yang kini berusia sudah 650 tahun, tetap masih semangat untuk menuju lebih baik dari sebelumnya. Sebab, kata dia, dengan hadirnya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) dan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) Cirebon menjadi menggeliat.

"Memberikan perubahan positif bagi Cirebon. Wisatawan domestik pun meningkat," pungkasnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal