LampuHijau.co.id - Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Subang menekankan pentingnya sinergitas Kelompok Tani (Poktan), Koperasi Unit Desa (KUD) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai kunci dalam mendukung swasembada pangan di Kabupaten Subang.
“Kelompok tani bukan sekadar poktan (kelompok tani biasa), tetapi harus memiliki peran strategis, sama seperti KUD. Selain itu, BUMDes juga harus mengambil peran aktif di sektor pertanian, karena ini adalah potensi besar kita,” ujar Pj Bupati Subang, Imran.
Baca juga : 15 Terdakwa Eks Petugas Rutan KPK Divonis 4 dan 5 Tahun Penjara di Kasus Pungli
Imran menyoroti bahwa BUMDes di tingkat desa dapat bergerak lebih aktif dalam sektor pertanian, misalnya melalui pengelolaan hasil panen, distribusi pupuk, atau pemasaran produk pertanian.
Menurutnya, jika BUMDes, KUD, dan kelompok tani dapat bersinergi, maka swasembada pangan bukanlah hal yang sulit dicapai.
Baca juga : Indonesia Social People Beri Bantuan Beras kepada Lansia di Desa Parapatan Subang
“Berkali-kali saya sampaikan, jika BUMDes kita fokus pada sektor pertanian dan bersinergi dengan KUD serta kelompok tani, maka persoalan swasembada pangan ini sebenarnya tidak sulit,” ujarnya. (MGN)