LampuHijau.co.id - Komisi 4 DPRD Kabupaten Subang dipimpin langsung Ketua Komisi Zainal Mufid, menjenguk korban bullying siswa SD yang masih koma di RSUD Ciereng Subang.
Dalam kunjungannya, Zainal menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi ini dan menegaskan pentingnya upaya pencegahan kasus serupa di masa depan.
Korban, AR, siswa kelas 3 SDN Jayamukti, telah dirawat intensif selama lima hari setelah mengalami penganiayaan fisik oleh kakak kelasnya.
Baca juga : Kapolresta Cirebon Gelar Makan Siang Bergizi Gratis di SLBN Cakrabuana
Kondisi korban masih kritis, dengan dokter terus memantau perkembangan kesehatannya.
"Kejadian ini harus menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih waspada dan peduli terhadap lingkungan pendidikan," ucap Zainal.
Selain menyampaikan dukungan moril kepada keluarga korban, Komisi 4 menegaskan perlunya evaluasi sistem pendidikan, terutama dalam pengawasan dan pencegahan bullying di sekolah.
Baca juga : LAKI Kabupaten Subang Kampanye Tolak Politik Uang kepada Masyarakat Blanakan
Pendidikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan lingkungan aman bagi anak-anak.
Zainal juga meminta dinas terkait segera mengambil langkah strategis, termasuk mendukung korban dan keluarganya serta melakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden ini.
"Jangan ada lagi anak-anak kita yang menjadi korban karena kelalaian kita bersama," tegasnya.
Baca juga : 50 Anggota DPRD Subang Dilantik, Narca Sukanda: Selamat Bekerja dan Berkarya!
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan memacu reformasi dalam dunia pendidikan di Subang demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. (MGN)