LampuHijau.co.id - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Subang mengingatkan masyarakat untuk mempersiapkan diri agar terserap di dunia kerja pada dua kawasan ekonomi khusus (KEK) yang mampu menyerap 200 ribu orang.
Penjabat Bupati Subang Imran mengatakan hadirnya dua KEK di Kabupaten Subang yakni KEK Patimban dan KEK Subang Smartpolitan tentunya perlu disambut serius dengan kesiapan dari generasi muda Subang.
Baca juga : Tenaga Kerja Lokal Subang Bakal Diutamakan Terserap Industri
"Nilai investasi dua KEK hampir Rp200 Triliun, dengan lapangan kerjanya yang terbuka hampir 200 ribu orang," ucapnya di sela-sela Subang Investment Summit 2024 di Kabupaten Subang, Rabu (20/11/2024).
Kata Imran, lapangan pekerjaan di dua KEK tersebut mulai dari tahap konstruksi sampai produksi. Maka, generasi muda Subang harus meningkatkan keterampilannya agar sesuai kualifikasi yang dibutuhkan industri.
Baca juga : Imigrasi Jakarta Pusat akan Tindak Para Pencari Suaka dan Pengungsi yang Berulah
"Saya berharap generasi Subang itu tidak hanya jadi penonton, tapi generasi Subang harus ambil peran dan ikut serta dalam pengembangan pembangunan industri," ucapnya.
Selain itu, tambahnya, hadirnya dua KEK bakal berdampak signifikan pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Subang. Imran merinci, KEK Patimban bakal meningkatkan PDRB Rp2,33 triliun dan KEK Subang Smartpolitan Rp402,53 miliar.
Baca juga : Polres Subang Bongkar Sindikat Pengoplosan Gas Elpiji Bersubsidi
"Kalau dua KEK ini optimal, Subang bakal jadi daerah termaju di Jawa Barat. Ayo bekerjasama bisnis dengan Pemda melalui BUMD. Saya ingin BUMD jadi anchor investasi sehingga bersama-sama membangun Kabupaten Subang," pungkasnya. (MGN)