LampuHijau.co.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang mencatat kematian ibu hamil menurun 55 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini salah satu bukti meningkatnya derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Subang.
Kepala Dinkes Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.H.Kes mengatakan selama tahun 2023 atau tahun lalu, tercatat ada 51 ibu hamil yang meninggal dunia. Untuk tahun ini, terjadi penurunan ibu hamil meninggal dunia.
Baca juga : P3DW Subang Catat Penerimaan PKB Naik 35 Persen Selama Sebulan Program Pemutihan
"Sampai hari ini, tercatat 23 ibu hamil yang meninggal dunia. Angka tersebut turun dibandingkan dengan tahun lalu," ucap dr Maxi, S.H, M.H.Kes di Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Rabu (06/11/2024).
Dinkes Subang, tambahnya, berkomitmen untuk terus mencegah ibu hamil meninggal dunia. Berbagai cara dilakukan, sehingga ibu hamil yang meninggal dunia terus menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca juga : Dinkes Subang Kekurangan 11 Dokter Gigi untuk Ditempatkan di Puskesmas
Sebenarnya hingga akhir September 2024 bertahan angka ibu hamil meninggal dunia 22 orang, tapi awal Oktober bertambah satu orang saat lahiran di sebuah klinik. Pihaknya dengan tegas memberikan sanksi.
"Ketika ada ibu hamil meninggal dunia, maka saya tegas beri sanksi kepada bidan dan sarana kesehatan. Sanksinya tidak boleh menolong lahiran sampai Desember dan bidan dimagangkan di rumah sakit," ujarnya.
Baca juga : Kadinkes Subang Beri Bantuan kepada Ibu dan Anak yang Sakit di Desa Padamulya
Langkah tersebut, tambahnya, karena satu nyawa sangat berharga, sehingga tidak mau kejadian serupa terulang kembali. "Nyawa sangat berharga, kita terus mencegah ibu hamil meninggal dunia," ujarnya. (MGN)