LampuHijau.co.id - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Subang nomor urut 1, Ruhimat - Aceng Kudus atau Jimat-Aku menargetkan Subang jadi kabupaten dengan pertumbuhan pendapatan asli daerah (PAD) terbaik di Jawa Barat.
Ruhimat mengatakan Jimat-Aku memiliki visi Kabupaten Subang jadi Kabupaten dengan pertumbuhan PAD terbaik di Jawa Barat. Hal tersebut optimis dapat dicapai karena ada pengalaman dalam peningkatan PAD.
Ruhimat pada periode pertama menjabat Bupati Subang, PAD Kabupaten Subang pada 2018 sebesar Rp480 miliar, dan pada lima tahun kemudian atau tahun 2023, PAD Kabupaten Subang mencapai Rp621 miliar.
Baca juga : Astra Tol Cipali Pastikan Penambahan Lajur ke-3 di Kabupaten Subang Sesuai Jadwal
Maka dari itu, kata Ruhimat, untuk jadikan Kabupaten Subang sebagai kabupaten dengan pertumbuhan PAD terbaik di Jawa Barat, terdapat strategi yang akan dilakukan Jimat-Aku jika menang Pilkada Subang.
Kata Kang Jimat, sapaan akrab Ruhimat, strategi untuk mendongkrak PAD dengan cara optimalisasi pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Patimban di Subang Utara dan KEK Subang di Subang Tengah dan Barat dengan mengundang berbagai investor internasional maupun nasional untuk membangun industrinya di Kabupaten Subang.
"Pelabuhan Patimban dan Bandara Kertajati adalah daya tarik bagi investor untuk mau berbisnis di Subang karena akan membuat biaya logistik menjadi murah," ucapnya.
Baca juga : Kadinkes Subang Beri Bantuan kepada Ibu dan Anak yang Sakit di Desa Padamulya
Selain itu, tambahnya, menjadikan Subang Selatan sebagai puncak kedua di Indonesia melalui pengembangan kawasan wisata bertaraf nasional. "Pengembangan wisata di Bukanagara," ucap Kang Jimat.
Strategi lainnya, tambahnya, modernisasi kawasan Industri: agribisnis, kreatif/seni budaya dan perikanan. Serta, menjadi pusat bisnis nanas di Indonesia.
"Pengembangan ekosistem perdagangan berbasis e-commerce di seluruh Subang. Karena dekat dengan pelabuhan, bandara dan jalan tol, pengiriman-pengiriman barang menjadi lebih murah," ucap Kang Jimat.
Baca juga : Pilkada 2024, KPU Kota Depok Tetapkan Sembilan Lapangan Kampanye Terbuka
Menurut Kang Jimat, agar strategi di atas bisa diimplementasikan maka, mendorong peningkatan produktivitas birokrat dengan perbaikan tata kelola organisasi pemerintah daerah (pemda) dan melakukan pro hire atau merekrut SDM profesional guna mendukung percepatan pembangunan.
"Mendorong digitalisasi seluruh aspek layanan pemda. Layanan kepada masyarakat dan perijinan akan semakin cepat, akurat, bersih dan transparan. Serta, menciptakan iklim dan situasi kehidupan masyarakat yang kondusif," pungkasnya. (MGN)