LampuHijau.co.id - Ada-ada saja ya. Ini terjadi di Solo, Jawa Tengah. Ya, PDAM Toya Wening Surakarta sampai harus menyetop produksi air minum di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Semanggi sejak kemarin pagi, gara-gara air baku dari Sungai Bengawan Solo diduga tercemar alkohol ciu.
Baca juga : Soal IMB di Pulau Reklamasi, Fraksi Gerindra Persilakan DPRD Ajukan Hak Interpelasi
Awalnya, sekitar pukul 08.00 WIB, Petugas IPA Semanggi meminta izin kepada Direktur Teknik PDAM Surakarta, Tri Atmojo untuk tidak operasi karena adanya kendala air berbau alkohol seperti ciu. "Saya cek ternyata betul, airnya bau alkohol. Kami putuskan untuk setop operasi dulu," kata Tri.
Pihaknya kemudian mengalirkan sumber air dari Cokro Tulung untuk melayani pelanggan di Semanggi. Meski demikian, kata Tri, tidak semua pelanggan memperoleh air bersih. "Aliran dari Cokro itu tidak deras sampai ke seluruh Semanggi yang jumlahnya sekitar 6 ribu pelanggan. Bagian tanggul ke timur itu tidak dapat," ujarnya.
Baca juga : PN Bekasi Diduga Tilep Uang Ganti Rugi Proyek Tol
PDAM saat ini masih memantau kondisi air baku tersebut. Pihaknya tengah menyiapkan armada untuk melakukan pengiriman tangki air bersih untuk pelanggan di Semanggi. Setelah ditelusuri, PDAM menemukan pencemaran terjadi di Kali Samin, Kadokan, Grogol, Sukoharjo yang berbatasan dengan Sungai Bengawan Solo. Dia membandingkan hasil olahan air di titik tersebut.
Baca juga : HAPI Minta Advokat Tidak Melawan Hukum
"Air sebelum pertemuan dengan Kali Samin bening. Di titik pertemuan agak keruh. Sedangkan air dari Kali Samin keruh. Makanya kita tidak berani menyalurkan ke pelanggan," katanya.
Untuk langkah lebih lanjut, PDAM telah berkoordinasi dengan Perum Jasa Tirta, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surakarta hingga Provinsi Jawa Tengah.(LHTJ)