LampuHijau.co.id - Keberadaan kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) di Cirebon dinilai berdampak positif terhadap perkembangan ekonomi, pendidikan dan kebudayaan di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning).
Rektor ITB Kadarsah Suryadi menjelaskan, Kampus Cirebon berdiri di lahan hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon kepada Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti). Saat ini, lanjutnya, proses pembangunan dalam tahap pengerasan lahan karena menggunakan bekas sawah, sehingga harus dikeraskan betul agar bangunannya kokoh.
Baca juga : Kota Cirebon Pertahankan Predikat Kota Layak Anak Kategori Madya
Jika kampus terletak di daerah Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon sudah selesai, Cirebon akan menjadi sentral baru pusat pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan. "Di mana-mana, ada kampus akan cepat berkembang wilayahnya, lihat saja Depok," kata Kadarsah Suryadi, di sela-sela kegiatan Gerakan Aksi Bersih Pantai dari Sampah Plastik di Pantai Cirebon, Kota Cirebon, Selasa (3/9/2019).
Karena menurutnya, akan membuka 10 hingga 20 prodi. Saat ini baru empat prodi dengan mahasiswa sudah lima angkatan sejak 2016. "Mahasiswa lima angkatan jumlahnya lebih dari 500 orang dan masih dititipkan di Kampus Jatinangor," jelasnya.
Baca juga : Polisi Kirim 5.800 Surat Tilang E-TLE ke Pemilik Kendaraan
Di Cirebon, jelasnya baru ada bangunan yang dipergunakan untuk laboratorium terletak di daerah Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. "Kalau kampus besar di Arjawinangun sudah selesai, yang di Watubelah akan tetap digunakan untuk laboratorium, serta kegiatan belajar mengajar mahasiswa pascasarjana," terangnya.
Selain itu, menurutnya, di Kampus Cirebon ada gedung pertemuan yang akan dipakai untuk kongres dan seminar internasional. "Dalam satu tahun di ITB ada 300 kegiatan nasional dan internasional. Tamu internasional yang selama ini diarahkan ke Bandung, akan diarahkan juga ke Cirebon," imbuh dia.
Baca juga : Angka Pengangguran Turun, Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Tetap Terjaga Baik
Alasannya, Ciayumajakuning begitu lengkap sarana transportasinya. Mulai dari pelabuhan, tol, kereta api (KA) hingga Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka. "Kita akan ramaikan Cirebon," pungkasnya. (MGN)