Meski Belum Ditemukan di Subang, Dinkes Imbau Warga Waspada Cacar Monyet

Kepala Dinkes Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.H.Kes. FOTO: MANGUN WIJAYA/LAMPU HIJAU
Senin, 26 Agustus 2024, 20:46 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap menyakit Monkeypox atau Cacar Monyet meskipun sampai saat ini belum ditemukan penyakit itu di Kabupaten Subang.

Kepala Dinkes Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.H.Kes mengatakan dalam dua tahun terakhir, dunia kembali dikejutkan dengan menyebarnya wabah cacar monyet atau monkeypox (MPox).

World Health Organization (WHO) juga telah menetapkan MPox sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat global atau public health emergency of international concern (PHEIC) untuk yang kedua kalinya.

Baca juga : Sukseskan Pilkada Subang, Dinkes Bakal Terjunkan 700 Nakes

Keadaan darurat ini, berbagai negara termasuk Indonesia, terus meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah laju penyebaran virus yang menular ini.

"Ada beberapa gejala yang perlu diwaspadai masyarakat terkait dengan penyakit cacar monyet atau MPox," ucap dr Maxi, S.H, M.H.Kes kepada awak media di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (26/08/2024).

Penderita penyakit cacar monyet diawali dengan demam. Setelah demam muncul ruam selama satu sampai tiga hari. Ruam di kulit dimulai dari wajah hingga menyebar ke bagian tubuh lainnya secara bertahap.

Baca juga : Penjabat Bupati Subang Didampingi Kadinkes Terima Penghargaan UHC Kategori Pratama

”Untuk ruam biasanya terkonsentrasi di wajah, telapak tangan, dan kaki. Namun, ada pula yang ruamnya di selaput lendir mulut, alat kelamin, dan mata. Bentuknya mirip jerawat,” katanya.

Penularannya dapat melalui kontak langsung dan kontak tidak langsung. Kontak erat dengan cairan tubuh atau lesi kulit orang yang terinfeksi, kontak tidak langsung pada benda yang terkontaminasi, atau droplet pernapasan, serta kontak langsung melalui hubungan seksual.

“Ruam di kulit, cairan tubuh, dan koreng sangat menular. Pakaian, tempat tidur, handuk atau peralatan makan terkontaminasi virus dari orang yang terinfeksi juga dapat menulari orang lain," ucapnya.

Baca juga : Penjabat Bupati Subang Tinjau Kesiapan Lomba Tiga Pilar Tingkat Nasional

Menurutnya, cacar monyet memiliki masa inkubasi mulai 6-13 hari, tetapi dapat juga ber- kisar antara 5-21 hari. Maka dari itu, masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat agar terhindar cacar monyet. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal