LampuHijau.co.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang menyebut diabetes atau kencing manis merupakan ibu dari segala penyakit. Maka dari itu, masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat agar tidak menderita penyakit ini.
Kepala Dinkes Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.H.Kes mengatakan seseorang bisa menderita diabetes atau kencing manis dikarenakan faktor genetik atau turunan, penyakit, dan pola hidup yang kurang baik.
Baca juga : Segera Sidang, Berkas Perkara 15 Tersangka Pungli Rutan Cabang KPK Dilimpahkan
"Pankreas kurang bagus karena ada turunan dari orang tuanya sehingga tidak optimal menyebabkan kencing manis. Orang tersebut punya pankreas tidak optimal diketahui di saat usianya di atas 40 tahun," ujarnya.
Pankreas bagus tidak ada penyakit genetik tapi infeksi atau terkena kuman, kanker atau tumor, sehingga pankreas tidak normal jadi kencing manis. "Jadi ada gangguan di hormon insulin pada organ pankreas," ujarnya.
Baca juga : Perdana di Monas, Kejati DKI Gencarkan Pola Hidup Sehat Melalui Senam
Ada juga pankreasnya bagus tapi pola hidupnya tidak seimbang. Tugas pankreas untuk mengambil dan menyerap gula darah. Kalau insulinnya kurang tentunya gula darah numpuk, akhirnya jadi kencing manis.
"Kencing manis karena genetik tidak bisa dicegah, tapi kalau karena penyakit dan pola hidup tidak seimbang bisa dideteksi secara dini," ucap Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Subang tersebut.
Baca juga : Deteksi Dini Kelainan Janin, Wanita Hamil Agar Rutin Cek Kesehatan di Puskesmas
Maka dari itu, ia berpesan agar masyarakat menjaga pola hidup sehat dan rutin cek kesehatan sejak dini untuk deteksi kencing manis. "Deteksi kencing manis bisa dilakukan di puskesmas," ujarnya. (MGN)