LampuHijau.co.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang mencatat jumlah penderita katarak mencapai 2.257 orang. Jumlah ini merupakan hasil skrining dari pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di wilayah Kabupaten Subang.
Kepala Dinkes Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.H.Kes mengatakan katarak adalah suatu penyakit ketika lensa mata jadi keruh dan berawan. Katarak berkembang perlahan dan awalnya tidak terasa mengganggu.
Baca juga : Kadinkes Subang Beri Bantuan kepada Penderita Chondrosarcoma di Kelurahan Sukamelang
Namun, lama-kelamaan, katarak akan mengganggu penglihatan dan membuat pengidap merasa seperti melihat jendela berkabut, sulit menyetir, membaca, serta melakukan aktivitas sehari-hari.
"Katarak merupakan gangguan mata yaitu timbulnya bercak putih seperti awan pada lensa mata. Kondisi ini tentu membuat pandangan mata terganggu dan bisa memengaruhi jarak pandang mata," ujarnya.
Baca juga : Polres Subang Tes Urine Aparatur Desa Cidadap, Hasilnya Negatif Narkotika
Pengidapnya bisa mengalami beberapa gejala, contohnya seperti pandangan kabur seperti berkabut, melihat lingkaran di sekeliling cahaya, pandangan ganda, dan penurunan penglihatan pada malam hari.
"Penyakit mata ini merupakan penyebab kebutaan utama di dunia yang dapat diobati dengan menjalani operasi," ucapnya.
Baca juga : Kadinkes Subang Beri Bantuan kepada Kakek Hidup Sebatang Kara di Desa Curug Agung
Untuk penderita katarak saat ini sudah 2.257 orang, tapi baru 367 orang yang telah dioperasi atau 16 persen. Sisanya atau 1.890 orang belum melakukan operasi katarak.
"Penderita katarak pada umumnya diderita orang lanjut usia atau usia di atas 60 orang tahun. Operasi bisa dilakukan kalau kataraknya sudah matang atau lensa matanya sudah keruh," ucapnya. (MGN)