Dinkes, Dinsos dan DP2KBP3A Subang Bantu Bayi Derita Hidrosefalus di Desa Sukatani

Kepala Dinkes Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.H.Kes bersama Kepala DP2KBP3A Kabupaten Subang Nunung Suryani dan Kepala Dinsos Kabupaten Subang Deden Hendriana saat menjenguk sekaligus memberikan bantuan kepada Suci Wati, bayi menderita Hidrosefalus di Desa Sukatani, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Kamis (04/07/2024). FOTO: MANGUN WIJAYA/LAMPU HIJAU
Kamis, 4 Juli 2024, 13:52 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.H.Kes menjenguk sekaligus memberikan bantuan kepada Suci Wati, bayi menderita Hidrosefalus di Desa Sukatani, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (04/07/2024).

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Subang tersebut saat menjenguk dan memberikan bantuan kepada bayi yang lahir pada 13 Juni 2024 kemarin disambut hangat kedua orantua Suci Wati, Daspin (39 tahun) dan Risa Mayasari (43 tahun).

Suci Wati merupakan anak kelima dari lima bersaudara tersebut menderita Hidrosefalus disebabkan oleh ketidakseimbangan antara produksi dan penyerapan cairan di dalam otak. Belum juga satu bulan, tapi kondisi kepalanya sangat cepat membesar.

Baca juga : Terlibat Judi Online, Dua Warga Subang dan Satu Warga KBB Diringkus Polda Jabar

Saat menjenguk, dr Maxi bersama Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Subang Nunung Suryani dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Subang Deden Hendriana.

Menurut dr Maxi, S.H, M.H.Kes, pihaknya sengaja menjenguk sekaligus memberikan bantuan kepada Suci Wati. Bayi berusia 21 hari tersebut saat lahir sudah diketahui menderita penyakit Hidrosefalus atau pembesar pada bagian kepalanya.

"Bayi ini lahir di RSUD Subang dengan lingkar kepala 50 cm, sekarang sudah jadi 52,5 cm atau membesar dalam waktu 21 hari. Bayi ini akan dirujuk ke Rumah Sakit Al Ihsan Bandung karena di sana bisa menerima SKM atau Surat Keterangan Miskin," ucapnya.

Baca juga : Kadinkes Subang Beri Bantuan kepada Kakek Hidup Sebatang Kara di Desa Curug Agung

Untuk selanjutnya, tambah pemilik Apotek Happy Healthy Farma dan Klinik Happy Healthy tersebut, bilamana Suci Wati harus dirujuk ke RSHS Bandung tentunya Dinkes Kabupaten Subang akan memfasilitasinya.

Sementara itu, Deden Hendriana mengatakan Dinsos Kabupaten Subang memfasilitasi anggaran untuk jaminan kesehatan bagi Suci Wati agar memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang iurannya dibayar pemerintah. Hari ini, KIS akan dieksekusi agar langsung aktif.

"Kami sangat berterima kasih dengan muncul kolaborasi tiga dinas ini sehingga kami bisa dengan cepat menindaklanjuti masyarakat yang perlu bantuan dari kami. Pemerintah hadir untuk membantu masyarakat," ujarnya.

Baca juga : Dinkes, Dinsos dan DP2KBP3A Subang Kolaborasi Tangani Bayi Hidrosefalus

Sementara itu, Nunung Suryani mengatakan DP2KBP3A Kabupaten Subang akan mendampingi ibu dan Suci Wati dalam proses tumbuh kembang anak dan kesehatan ibunya. "Ibunya harus sehat, agar bisa beri ASI kepada bayinya," ucap Nunung.

Risa Mayasari, ibu dari Suci Wati berterima kasih kepada semua pihak telah memberikan bantuan kepada anaknya. "Terima kasih banyak atas kepedulian dan bantuannya dari bapak dan ibu semua. Semoga anak saya bisa secepatnya sembuh," ujarnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal