LampuHijau.co.id - Laga lanjutan Liga 2 yang mempertemukan Persita Tangerang kontra PSGC Ciamis di Stadion Utama Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Kamis (22/8) sore, diwarnai tawuran. Sesama suporter tuan rumah berkelahi massal di luar stadion di Jalan Raya Legok, Kabupaten Tangerang.
Berdasarkan pantauan, kedua pendukung tim Persita tersebut saling lempar menggunakan batu dan benda keras lainnya. Sejumlah warung yang ada di sekitaran lokasi kejadian memilih tutup, karena pemilik khawatir jadi sasaran. Akibat kejadian, puluhan personel Kepolisian yang mengamankan jalannya pertandingan harus turun tangan membubarkan aksi tawuran kedua pendukung tim berjuluk Pendekar Cisadane.
Baca juga : Tak Dapat Dukungan Pemkot Jaktim, Panitia Festival Condet Pertanyakan SK Gubernur
"Kejadian pas saya abis mandi mendengar teriakan. Saya keluar, ada banyak orang lagi lempar-lemparan batu,” jelas Rudiyat, warga sekitar.
Perkelahian massal antaroknum sesama suporter itu bikin warga sempat ketakutan dan lebih mengamankan diri di dalam rumah, dibanding keluar rumah karena akan berbahaya. Sebab, oknum suporter itu tidak mempedulikan keamanan warga sekitar.
Baca juga : Tak Mungkin Jadi Menteri, Ahok: Saya Sudah Cacat
“Sekarang sudah stabil. Sepertinya polisi mendorong mereka ke arah Legok dan Karawaci. Kejadiannya tadi pas pertandingan. Namun, sepertinya tidak ada rumah atau kendaraan warga yang rusak, cuma lapak sol sepatu yang rusak,” imbuhnya.
Untungnya, kejadian tersebut tidak berlangsung lama karena berhasil dibubarkan polisi. Ada pula beberapa di antara mereka diduga sebagai provokator diamankan. (WAH)