Selama Lima Bulan, Dinkes Subang Catat 2.500 Orang Derita TBC

Kepala Dinkes Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.H.Kes di Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Rabu, 12 Juni 2024. FOTO: MANGUN WIJAYA/LAMPU HIJAU
Rabu, 12 Juni 2024, 15:20 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang mencatat lebih dari 2.500 orang menderita penyakit tuberkulosis (TBC). Akibat menderita TBC, puluhan warga Kabupaten Subang meninggal dunia setiap tahunnya.

Kepala Dinkes Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.H.Kes mengatakan dari pemaparan Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, kemarin, estimasi penderita TBC sebanyak 297 orang per 100.000 penduduk.

Berita Terkait : Dinkes Subang Terapkan Enam Jurus untuk Wujudkan Zero New Stunting

"Jika penduduk Kabupaten Subang terdapat 1,6 juta orang, maka diperkirakan 6.500 orang menderita TBC pertahunnya," ucap dr Maxi, S.H, M.H.Kes saat di Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Rabu, 12 Juni 2024.

Dari data yang ada, tambahnya, sampai Mei 2024, tercatat 2.500 orang yang menderita TBC di Kabupaten Subang. Banyaknya penderita TBC karena satu penderita TBC bisa menularkan kepada 10 hingga 15 orang.

Berita Terkait : Kadinkes Subang Beri Bantuan kepada Penderita Chondrosarcoma di Kelurahan Sukamelang

"TBC ini penyakit menular melalui udara, hingga kalau satu kantor atau rumah, ada satu penderita sangat potensial menularkan kepada orang terdekatnya," ucapnya.

TBC bisa berakibat penderitanya meninggal dunia. Secara nasional, penderita TBC meninggal dunia setiap jamnya sebanyak 95 orang. "Di Kabupaten Subang sekitar puluhan orang meninggal dunia per tahun," ujarnya.

Berita Terkait : Pelajar SMAN 1 Serangpanjang Diberikan Penyuluhan Bahaya Bullying dan Narkoba

Untuk itu, ia berpesan kepada masyarakat jaga etika batuk dan meludah supaya TBC tidak menular kepada orang terdekat. "Masyarakat agar pakai masker supaya menjaga penularan TBC," ujarnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal