LampuHijau.co.id - Anggota DPRD Kabupaten Subang dari PDI Perjuangan, Eni Garyani mendesak Polres Subang menindak tegas geng motor agar tidak ada lagi pelajar yang meninggal dunia akibat ulah geng motor di Kabupaten Subang.
Pelajar yang meninggal dunia akibat ulah geng motor adalah MI (15). Pelajar SMP tersebut dikeroyok geng motor tepatnya di dekat SPBU Cigadung, Kabupaten Subang, pada Minggu (26/05/2024) dini hari.
Pelajar SMP asal Kelurahan Cigadung, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang tersebut beberapa hari dirawat di rumah sakit. Namun, karena luka yang dideritanya sangat parah, akhirnya MI meninggal dunia.
Baca juga : Dinkes Subang Tekankan TKH Beri Pelayanan Terbaik Bagi Jemaah Haji
Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Subang 1 meliputi Subang, Cibogo dan Cijambe tersebut menyampaikan turut berduka cita atas wafatnya seorang pelajar SMP akibat ulah dari geng motor.
"Saya sampaikan turut berduka cita atas wafatnya MI akibat ulah geng motor. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ucap Eni Garyani, pada Kamis (6/6/2024).
Wakil Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Subang tersebut berharap kejadian serupa jangan sampai terulang kembali di kemudian hari agar tidak ada keluarga atau orangtua yang kehilangan saudara atau anaknya.
Baca juga : Satresnarkoba Polres Subang Ringkus Tiga Pengedar Sabu dan Ganja
"Polres Subang agar sweeping dan tindak tegas geng motor supaya kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Nyawa warga sangat berharga, jangan sampai ada lagi keluarga atau orangtua kehilangan anaknya," ujarnya.
Eni Garyani pun berpesan kepada orangtua agar lebih mengawasi anaknya supaya tidak salah pergaulan atau gabung geng motor, karena ulah geng motor sangat meresahkan dan merugikan masyarakat.
"Mari bersama-sama awasi anak kita supaya tidak gabung dengan geng motor. Sebab, orangtua juga yang akan repot bilamana anaknya yang gabung geng motor melakukan aksi kriminalitas," pungkasnya. (MGN)