Penjabat Bupati Subang Takziah ke Rumah Pelajar SMP Tewas Dikeroyok Geng Motor

Penjabat (Pj) Bupati Subang Dr. Drs. Imran, M.Si.,MA.Cd melaksanakan takziah ke keluarga MI (15), korban pengeroyokan Geng Motor di Kelurahan Cigadung, Kecamatan/Kabupaten Subang, Rabu, 6 Juni 2024. FOTO: ISTIMEWA/LAMPU HIJAU
Rabu, 5 Juni 2024, 18:16 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Penjabat (Pj) Bupati Subang Dr. Drs. Imran, M.Si.,MA.Cd melaksanakan takziah ke keluarga MI (15), korban pengeroyokan Geng Motor di Kelurahan Cigadung, Kecamatan/Kabupaten Subang, Rabu, 6 Juni 2024.

Sebelumnya, korban telah dirawat selama beberapa hari di RS Hamori karena kondisi yang cukup parah akibat pendarahan kepala akibat pukulan benda tumpul. Namun, karena kondisi yang tidak kunjung membaik, akhirnya korban meninggal dunia.

Imran dalam takziah tersebut menyaksikan secara langsung proses memandikan jenazah. Selepas menyaksikan proses pemandian jenazah, ia lantas menyerahkan santunan kepada keluarga korban dan menyatakan rasa duka nya.

Baca juga : Penjabat Bupati Subang Didampingi Sekda dan Kadinkes Jenguk Korban Pengeroyokan

Selanjutnya, Imran menyampaikan bahwa saat ini untuk pembiayaan rumah sakit masih ditanggung oleh Pemda Kabupaten Subang sebelum nanti akan ditanggung Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

"Sampai dengan hari ini untuk talangan sementara itu ditanggulangi oleh pemda, karena itu harus kita ajukan ke LPSK. Tapi sampai dengan hari ini semua pembiayaan itu masih ditanggung oleh Pemda sampai nanti keluar berapa biaya yang ditanggung oleh LPSK," ucapnya.

Imran pun mengharapkan, kejadian yang terjadi saat ini tidak terulang lagi di Kabupaten Subang dan dirinya tidak ingin melihat ada keluarga yang kehilangan anaknya akibat bullying, geng motor ataupun perkelahian remaja.

Baca juga : Jelang Pilkada, Penjabat Bupati Subang Berharap ASN Pertahankan Netralitas

"Saya harap ini menjadi kejadian terakhir untuk terjadi di Kabupaten Subang. Saya tidak mau ada keluarga, orang tua yang kehilangan anaknya seperti kejadian saat ini," ucapnya.

Dengan tegas, Pj. Bupati juga menjelaskan bahwa dirinya tidak mentolerir adanya bullying maupun perkelahian remaja. Bukan hanya bagi para siswa, namun kepada kepala sekolahnya pun dirinya akan tegas apabila terjadi kejadian tersebut.

"Saya sudah katakan kepada seluruh kepala sekolah kalau ada kejadian bullying, kejadian pembegalan, kejadian perkelahian pelajar. Cuma dua yang saya minta, anaknya itu dipindahkan untuk bersekolah tempat lain di luar Subang atau kepala sekolahnya yang saya pindahkan. Saya cukup tegas untuk itu, sudah cukup untuk seperti ini," ujarnya.

Baca juga : Penjabat Bupati Subang Sayangkan Hutan Kota Ranggawulung Tak Terawat

Terkait dengan penegakkan hukum, Pj. Bupati menjelaskan bahwa dirinya sangat mendukung penegakkan hukum yang seadil adilnya, terlebih kejadian tersebut menyebabkan korban meninggal dunia.

"Saya sangat mendukung Kapolres beserta jajaran untuk menegakkan hukum terkait dengan kejadian ini. Mohon dukungannya kepada masyarakat Subang untuk kita menjaga kondusifitas di Subang tetap aman," ujarnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal