Deteksi Dini Hepatitis B, Ibu Hamil Agar Rutin Cek Kesehatan di Puskesmas

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.HKes di Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Kamis (30/05/2024). FOTO: MANGUN WIJAYA/LAMPU HIJAU
Kamis, 30 Mei 2024, 17:53 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Ibu hamil diimbau untuk rutin melaksanakan pemeriksaan kesehatan di puskesmas untuk mendeteksi dini resiko Hepatitis B atau tidaknya, sehingga bila positif Hepatitis B, begitu bayi lahir akan diimunisasi Hepatitis B.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.HKes mengatakan perlu deteksi dini Hepatitis B bagi ibu yang sedang hamil agar dapat mengetahui apakah sang ibu memiliki virus hepatitis B atau tidak.

Berita Terkait : Polres Subang Selamatkan 2.300 Orang dari Bahaya Sabu dan Obat Keras Tanpa Izin Edar

"Deteksi dini Hepatitis B dengan cara ibu hamil agar rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas," ucap dr Maxi, S.H, M.HKes di kantornya, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Kamis, 30 Mei 2024.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan di puskesmas dilakukan ibu hamil sangat penting meskipun ibu hamil tersebut fasilitas kesehatan (faskes) I pada BPJS Kesehatan bukan puskesmas, melainkan klinik.

Berita Terkait : Polres Subang Bongkar Praktik Pemalsuan Pestisida Berbagai Merek di Desa Citrajaya

"Meski faskes I klinik bukan puskesmas, tapi pemeriksaan kesehatan agar rutin di puskesmas. Bila ibu hamil positif Hepatitis B, maka kami sudah punya rencana ibu tersebut lahirannya di mana dan bayinya divaksin apa," ucapnya.

Jadi, lanjutnya, dinasnya sudah jauh-jauh hari mempersiapkan, karena didata dan diajukan bayinya untuk dapat vaksin hepatitis B. Vaksin akan disiapkan di puskesmas. Begitu lahir, bayi akan diimunisasi hepatitis B.

Berita Terkait : Tiga Minggu, Polres Subang Ringkus Enam Pengedar Sabu dan Obat Keras Tanpa Izin

Pemberian imunisasi tersebut dinilai cukup untuk memberikan perlindungan pada bayi terhadap virus hepatitis B. Nilai keberhasilan antibodi dan vaksin dalam mencegah hepatitis adalah 85-95 persen.

Selanjutnya, bayi diimunisasi rutin HB1 saat berusia 2 bulan, HB2 pada usia 3 bulan, HB3 pada usia 4 bulan. "Model pengendalian ini diharapkan dapat memutuskan penularan hepatitis B terhadap bayi," ucapnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal