Permasalahan Banjir Nggak Selesai-selesai, Warga Minta Pemkot Bekasi Serius Cari Solusi

Jumat, 19 April 2024, 17:38 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Permasalahan banjir di Kota Bekasi, Jawa Barat, masih banyak ditemui di berbagai wilayah. Di antaranya Rawalumbu dan Teluk Pucung yang sama-sama menjadi wilayah langganan banjir. Penyebab utama banjir di Rawalumbu disebut-sebut karena fungsi polder air yang tidak maksimal. Meski banyak memiliki polder air, namun banjir masih saja "mampir" setiap hujan deras turun selama 2-3 jam.

Sebelas duabelas dengan Rawalumbu, Teluk Pucung juga termasuk wilayah yang rutin terdampak banjir. Kondisi banjir lebih disebabkan luapan air Kali Bekasi akibat mendapat kiriman dari wilayah Bogor.

Baca juga : Pasca Banjir, Polwan Polresta Cirebon Kerja Bakti Bersihkan Fasilitas Umum

Seperti yang terjadi Jumat (19/4/2024) pagi, ratusan rumah warga di Teluk Pucung terendam banjir dengan ketinggian lebih dari satu meter. Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Bogor sejak beberapa hari terakhir, mengakibatkan air Kali Bekasi meluap. Tingginya banjir membuat sejumlah warga terpaksa mengungsi sementara ke masjid. Ada pula warga yang masih memilih bertahan di lantai dua rumah mereka.

"(Banjir) dari Jumat subuh, Kali Bekasi meluap, dapat air kiriman dari Bogor," kata Asep Supriatna.

Baca juga : Tawuran Pecah di Cempaka Putih, Warga Diintimidasi Oknum Polisi

Menurutnya, air kiriman berasal dari dua anak sungai di wilayah Bogor, yakni Kali Cikeas dan Kali Cileungsi. Karena sudah menjadi langganan banjir, warga pun tidak lagi kaget jika wilayahnya kebanjiran. Mereka bahkan, menganggap banjir sebuah hal yang lumrah dan biasa terjadi.

"Sebelum banjir, warga sudah mempersiapkan untuk mengangkat atau memindahkan barang-barangnya ke tempat yang lebih aman. Sebelumnya juga dapat info adanya air kiriman," ungkap Asep.

Baca juga : Tangerang DigiFest 2023 Selesai, Warga Berjubel Nikmati Seluruh Suguhan Acara

Sementara, petugas BPBD Kota Bekasi, Idham Kholid menuturkan banjir berdampak pada ratusan rumah warga, dengan ketinggian mencapai satu meter lebih. "Ada sedikitnya 150 KK atau mencapai dua RT yang terdampak banjir," ujar Idham.

Selain Kampung Lebak, Teluk Pucung, ada dua wilayah lain yang juga terdampak banjir, yaitu Gang Mawar, Margahayu, dan Kampung Lengkak, Bekasi Jaya, Bekasi Timur. Warga pun sangat berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi lebih serius dalam menangani permasalahan banjir di wilayah mereka "Pemkot bisa lebih serius lagi menanggulangi, seperti meninggikan turap atau pembatas Kali Bekasi," tandas Idham. (Jay)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal