LampuHijau.co.id - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan(PPP) Kabupaten Subang terus menjalin komunikasi dengan parpol lainnya dalam rangka menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Subang.
PPP sesuai hasil Pemilu 2024 mendapatkan satu kursi DPRD Kabupaten Subang. Jumlah tersebut sama dengan raihan kursi pada Pemilu 2019. Maka dari itu, PPP berpeluang melakukan koalisi dengan parpol lainnya.
Ketua DPC PPP Kabupaten Subang, Oom Abdul Rohman mengatakan pihaknya terus melakukan komunikasi dengan ketua-ketua parpol dalam rangka menyongsong Pilkada Subang pada Rabu, 27 November 2024.
Baca juga : PAN Raih Tiga Kursi DPRD, Neng Farah Diprediksi tidak Maju di Pilkada Subang
"Baru komunikasi dengan ketua-ketua partai," ucap Oom Abdul Rohman dalam pesan singkatnya kepada Lampu Hijau di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (16/03/2024).
Komunikasi ini menandakan PPP terbuka berkoalisi dengan parpol lain di Pilkada Subang. PPP membuka ruang koalisi dengan Golkar, PDI Perjuangan, Gerindra, NasDem, PKB, PKS, PAN atau Demokrat, serta partai nonparlemen atau tidak punya kursi di DPRD Subang.
"Iya dong PPP terbuka berkoalisi dengan parpol mana pun. Karena masih dinamis," ucap Oom Abdul Rohman.
Baca juga : Ruhimat Dinilai Lebih Cocok Dipasangkan dengan dr Maxi pada Pilkada Subang
Sebelumnya, pengamat politik Kabupaten Subang Rahayu Kurniawan mengatakan PPP merupakan satu dari tiga parpol yang bakal menjadi rebutan di Pilkada Subang sekalipun raihan kursi di DPRD Subang sedikit.
"Baru Golkar yang bisa mengusung calon Bupati Subang dan Wakil Bupati Subang. Parpol lainnya, harus berkoalisi untuk mengusung calon Bupati Subang dan Wakil Bupati Subang," ujarnya.
Parpol yang diprediksi bakal merangkul PPP adalah PDI Perjuangan. PDI Perjuangan dapat sembilan kursi DPRD Subang sehingga butuh satu kursi untuk bisa mengusung calon Bupati Subang dan Wakil Bupati Subang.
Baca juga : Pemuda dan Mahasiswa Deklarasi Dukung Niko Rinaldo Maju di Pilkada Subang
"Jadi nanti kita lihat saja, PPP akan diajak koalisi oleh partai mana? Karena politik itu dinamis. Yang pasti, PPP meski raihan kursinya sedikit tapi akan sangat dibutuhkan partai lainnya," ujarnya. (MGN)