Politisi PKB Lina Marliana Dinilai Paling Berpeluang Jadi Kandidat Bupati Subang

Wakil Ketua DPRD Subang yang juga Bendahara DPC PKB Subang Lina Marliana. FOTO: ISTIMEWA/LAMPU HIJAU
Senin, 11 Maret 2024, 09:27 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Setelah mengerucut tiga nama politisi Pantura yang dinilai punya potensi untuk maju dalam Pilkada Subang. Nama Lina Marliana dinilai paling berpeluang maju menjadi calon Bupati/Wakil Bupati Subang.

Hal itu disampaikan Dosen Miftahul Huda Pamanukan H. Saman Hudi, setelah menganalisis dari berbagai sudut pandang, baik dari sisi ketokohan, gender maupun kepartaian.

"Nama Lina Marliana paling berpeluang mewakili Pantura untuk jadi bupati/wakil bupati Subang," ujar Saman dalam keterangannya, Senin 11 Maret 2024.

Menurut Saman, dalam perhelatan kepemimpinan di Subang pantura selalu ditinggalkan, yang menduduki posisi bupati atau wakil bupati bukan dari pantura, padahal dari sisi potensi dan jumlah penduduk pantura lebih banyak.

"Pernah sekali Pak MY jadi wakil bupati, itu terlihat belum maksimal," ujar Saman.

Dia menyampaikan, dorongan warga Pantura untuk ada perwakilan menduduki posisi kepala daerah menjadi hal yang paling dihitung, ini dikarenakan beberapa hal.

Baca juga : Niko Rinaldo dan Narca Sukanda Berpeluang Dicalonkan PDI Perjuangan di Pilkada Subang

"Pertama warga Pantura merasa dianak tirikan, terutama dari sisi pembangunan. Kedua, adanya potensi yang tidak bisa maksimal terutama hadirnya pelabuhan Internasional," jelasnya.

Karenanya, dari tiga tokoh pantura yang ramai diperbincangkan, yaitu Lina Marliana, H Adik dan H Hermansyah, yang memiliki peluang besar adalah Lina Marliana.

Adapun yang menjadi indikatornya adalah karena Lina Marliana hampir memenuhi prasyarat untuk menjadi kandidat bupati atau wakil bupati.

Dari sisi kepartaian Lina Marliana merupakan bendahara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan diketahui PKB Kabupaten Subang sukses menghantarkan kadernya di legislatif sebanyak 6 kursi pada Pileg tahun ini.

"Saya kira di internal PKB yang paling siap maju dalam Pilkada adalah Lina, ini jika dibanding kader lainnya," jelasnya.

Salah satu yang ramai diperbincangkan selain Lina Marlina adalah H Ali Muqoddas, meski dianggap kuat, tapi PKB akan berat untuk memasarkan H Ali karena soal kedaerahan.

Baca juga : Kembali ke Senayan, Maman Gelar Syukuran Bersama Ribuan Jamaah Akar Djati

"Orang Subang lebih cenderung akan memilih orang Subang," tambahnya.

Kemudian, nama lain di internal PKB belum kelihatan. Hal ini yang membuat Saman mengambil analisa bahwa Lina Marliana memiliki peluang besar dari sisi kepartaian.

Selain itu, dari sisi popularitas, di Pantura, nama Lina Marliana lebih dikenal dibanding yang lain. Bukan tanpa alasan, karena selama hampir lima tahun ini, politisi PKB itu menduduki posisi Wakil Ketua DPRD Subang.

"H Adik hanya di Blanakan atau dapil 4 saja. Kalau Lina lebih dikenal oleh warga Pantura, bukan hanya di dapil 4 bahkan di Kabupaten Subang secara keseluruhan," jelasnya.

Selain itu baik H Adik maupun H Hermansyah, keduanya dari sisi kepartaian harus bersaing dengan kader di partainya masing-masing.

"Kita tahu H Adik dari PDIP, sedangkan Ketua DPW PDIP Jawa Barat pernah menyampaikan kandidat kepala daerahnya adalah Narca Sukanda, posisi Narca sendiri saat ini Ketua DPRD Subang," bebernya.

Baca juga : Wakil Ketua DPRD Subang Lina Marliana Minta Kades Terpilih Rangkul yang Kalah

Sedangkan H Hermansyah, di Golkar ada sosok Elita Budiarti yang juga ketua DPD Golkar Subang. Dimana politisi yang satu ini juga sudah ramai diperbincangkan bakal maju dalam Pilkada 2024 ini.

Satu lagi dari sisi gender, Lina Marliana merupakan politisi perempuan yang good looking. Sehingga bisa menjadi daya tarik bagi ibu-ibu untuk memilih calon kepada daerah dari perempuan.

"Bisa dilihat periode kemarin, Kabupaten Purwakarta, Karawang dan Indramayu, bupatinya adalah perempuan," ujarnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal