Kadinkes Subang Jenguk Sekaligus Beri Bantuan kepada Ibu Melahirkan di Bank

Kadinkes Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.HKes menjenguk sekaligus beri bantuan kepada Ririn Anggraeni (25) dan anaknya, Febrian Saputra Brimola di Kelurahan Pasirkareumbi, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Kamis (22/02/2024). FOTO: MANGUN WIJAYA/LAMPU HIJAU
Kamis, 22 Februari 2024, 15:34 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.HKes menjenguk sekaligus beri bantuan kepada Ririn Anggraeni (25), ibu yang melahirkan di salah unit bank di Kabupaten Subang.

Ririn Anggraeni melahirkan dibantu bidan koordinator Puskesmas Cikalapa, Rokayah, pada Senin (19/02/2024) sekitar pukul 11.00 WIB. Waktu itu, Ririn Anggraeni sedang antre mengurus ATM yang terblokir.

Kadinkes Kabupaten Subang menjenguk sekaligus memberi bantuan kepada Ririn Anggraeni dengan datang langsung ke rumahnya di Kelurahan Pasirkareumbi, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang.

Baca juga : Sari Ater Hot Springs Ciater Subang Kembali Salurkan Bantuan Nutrisi kepada Lima Anak Stunting di Desa Cibeusi

Menurut dr Maxi, S.H, M.HKes, pihaknya menjenguk sekaligus beri bantuan kepada Ririn Anggraeni dan anaknya, Febrian Saputra Brimola. Ririn Anggraeni tiba-tiba melahirkan di salah satu kantor unit bank.

"Alhamdulillah dengan sigap petugas kami dari Puskesmas Cikalapa bisa memberikan pertolongan dengan tepat sampai selesai. Ibu dan bayi kondisinya sehat," ucap dr Maxi, S.H, M.HKes, Kamis (22/02/2024).

Meski demikian, pihaknya mengingatkan Ririn Anggraeni untuk kontak terus dengan bidan desa untuk menjaga kesehatannya, terutama untuk memenuhi kewajiban imunisasi lengkap pada bayinya.

Baca juga : Kapolresta Cirebon Beri Bantuan kepada Pengungsi Korban Banjir di Kecamatan Gebang

Selain jenguk Ririn Anggraeni dan bayinya, Febrian Saputra Brimola, pihaknya jenguk Alpin (4). Kakak dari Febrian tersebut menderita TBC tulang belakang yang sedang ditangani pengobatannya di RSUD Ciereng.

"Rencana pengobatan satu tahun, tapi baru berjalan tiga bulan. Pengobatan TBC hanya untuk membunuh kumannya saja, tapi tulang belakangnya harus fisioterapi secara mandiri oleh pihak keluarga," ujarnya.

Menurutnya, dengan fisioterapi secara mandiri oleh pihak keluarga, lambat laun seiring dengan pengobatan TBC tulang sehingga bisa sembuh kembali. "Peluang untuk sembuh masih besar," ucapnya.

Baca juga : Pj Bupati Subang Meninjau Lokasi Banjir dan Jalur Curugagung Menuju Parung

Sementara itu, suami dari Ririn Anggraeni, Soni (28) menyampaikan terima kasih kepada Kadinkes Kabupaten Subang yang telah menjenguk sekaligus memberi bantuan kepada istri dan anaknya tersebut.

"Terima kasih kepada pak dr Maxi yang telah menjenguk sekaligus beri bantuan kepada istri dan anak saya. Semoga Allah SWT memberikan balasan yang terbaik untuk pak dokter," pungkas Soni. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal