Disperindag Jatim Pastikan Stok Daging Sapi Aman Hingga Idul Adha

Sabtu, 3 Agustus 2019, 10:52 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar (PPSDS) Jawa Timur, meminta pemerintah agar melakukan pemetaan ulang terkait kebutuhan konsumsi daging bagi masyarakat, khususnya di Jawa Timur. Sebab selain harga yang naik turun, penyebarannya juga tidak merata. Sehingga wilayah Jatim dinilai kekurangan stok daging sapi.

Sebagaimana diungkapkan Ketua Umum PPSDS Muthowif, harga daging sapi di Jatim kerap mengalami kenaikan di momen Idul Fitri - Idul Adha dan hari besar keagamaan lainnya. Dia juga menjelaskan bahwa Jatim memiliki tingkat kebutuhan daging yang tinggi dan tingkat penyebaran yang tidak merata. 

Baca juga : Gerindra Calonkan Istri Sandiaga Uno di Pilwalkot Tangsel?

"Faktanya, setiap kali ada event (momen) entah itu hari raya Idul Adha atau Idul Fitri, harga selalu naik. Tak hanya itu, Jatim tengah kekurangan sapi siap potong. Ini ada kegagalan Pemprov Jatim dalam menciptakan pasar, atau memang suplaynya kurang, sehingga selalu terjadi gejolak," ujar Muthowif kepada wartawan di Hotel Sahid Surabaya, Kamis (1/8/2019).
Sementara itu, Kepala UPT Perlidungan Konsumen Surabaya, Dinas Disperindag Provinsi Jatim, Eka Setyabudi justru mengatakan bahwa stok daging sapi di Jatim hingga nanti Idul Adha dipastikan aman.

 

Eka Setyabudi Kepala UPT Perlidungan Konsumen Surabaya, Dinas Disperindag Provinsi Jatim
 
“Kalau dilihat dari fluktuasi harganya, berarti masih mencukupi. Trend yang dimulai dari tanggal 31 kemarin masih rata-rata Rp 109 ribu. Contohnya di Madura ada yang Rp 96 ribu, di Gresik ada juga yang Rp 95 ribu, itu kita rata-rata. Kita total dari 117 pasar. Kalau melihat dari sana, posisi stoknya masih aman.”

Baca juga : Gerindra dan PKS Lelet, Bestari Tuding Syaikhu Cawagub Gagal Paham

Terkait dengan impor daging, Muthowif mengaku sangat flexibel dengan hal tersebut. Menurutnya jika tidak ada daging impor pada saat hari besar keagamaan dipastikan harga daging di Jatim melambung tinggi.

"Pemahaman kita flexible terkait dengan impor daging. Karena, seperti Idul Fitri kemarin, jika tidak dimasuki daging impor, saya pastikan daging di Jatim sampai 130 ribu perkilogram.” tuturnya.
Kendati demikian PPSDS berharap Pemprov Jatim memberikan solusi guna memecahkan persoalan daging sapi yang dikeluhkan oleh pelaku usaha. Selain itu, pihaknya tetap mendukung upaya pemerintah dalam menstabilkan harga daging sapi di Jatim.

Baca juga : Aetra Jamin Pasokan Air Saat Ramadan Hingga Lebaran Aman

"Makanya kita mengundang pihak pemprov Jatim untuk duduk bersama mencari solusi untuk Jatim kita.” tegas Muthowif. (Bit)
 

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal