Selama Pungut Hitung Pemilu 2024, Dinkes Subang Catat 68 Petugas KPPS Jatuh Sakit

Kepala Dinkes Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.HKes ruang kerjanya di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin, 19 Februari 2024. FOTO: MANGUN WIJAYA/LAMPU HIJAU
Senin, 19 Februari 2024, 16:35 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang mencatat 159 orang dari penyelenggara pemilu, pemilih hingga petugas keamanan pemilu mengalami sakit. Dari sekian banyak, 87 orang harus dirawat di puskesmas.

Kepala Dinkes Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.HKes mengatakan Dinkes Subang mencatat angka kesakitan pada Pemilu 2024 dari hari pencoblosan atau 14 Februari hingga 19 Februari 2024 sebanyak 159 orang.

Baca juga : Jelang Pencoblosan Pemilu 2024, Kapolresta Cirebon Bersama Forkopimda Cek TPS

Jumlah itu terdiri dari 68 orang dari KPPS, 19 orang dari PPS, 22 orang dari petugas keamanan, 21 orang dari saksi, sembilan orang dari pemilih, tujuh orang Linmas, 10 orang dari Bawaslu dan tiga orang dari PPK.

"Dari 159 orang yang sakit, 87 orang dirawat di puskesmas dan satu orang dirujuk ke rumah sakit," ucap dr Maxi, S.H, M.HKes kepada awak media di ruang kerjanya, Kabupaten Subang, Senin (19/02/2024).

Baca juga : Masa Tenang Pemilu 2024, Panwaslu Kecamatan Pusakanagara Tertibkan APK

Keluhan mereka di antaranya, paling tinggi adalah flu. Yang flu mencapai 24 orang. Kemudian gangguan penceranaan 17 orang, 16 orang sakit kepala, 12 orang sakit maag, delapan orang sakit otot, dan lain-lain.

Dinkes Subang melalui puskesmas, lanjutnya sebelum pelaksanaan pencoblosan Pemilu 2024 telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap penyelenggara dan petugas keamanan Pemilu 2024.

Baca juga : Jelang Pencoblosan Pemilu 2024, Polri Imbau Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

Penyelenggara Pemilu 2024 sebelum bertugas ditensi, cek kadar darah dan kolesterol. Mereka juga diajak untuk menjaga kesehatan dengan melaksanakan senam bersama antara puskesmas dan KPPS.

"Selama pungut hitung suara Pemilu 2024 seluruh puskesmas on 24 jam atau kurang lebih 400 tenaga kesehatan terlibat ditambah 253 bidan desa/kelurahan, sehingga total sekitar 800 orang," pungkasnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal