Tekan Inflasi dan Kenaikan Harga, Pemkot Tangerang Gelar Gerakan Pangan Murah di 39 Lokasi

Foto: PJ Wali Kota Tangerang Nurdin memantau pasar murah di 39 Lokasi di Kota Tangerang. (WAH)
Senin, 19 Februari 2024, 16:27 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Sebagai upaya pengendalian inflasi daerah sekaligus untuk menekan kenaikan harga beras, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan di 39 lokasi yang tersebar di 13 kecamatan se-kota Tangerang.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, yang turut meninjau langsung GPM yang digelar di Halaman Kantor Kecamatan Jatiuwung berharap GPM yang rutin dilaksanakan di kota Tangerang tersebut bisa membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

“Kita di Kota Tangerang melakukan operasi pasar murah, dalam rangka ikut mengendalikan inflasi di Kota Tangerang, khususnya komuniti beras dan komuniti lainnya,” tutur Pj Wali Kota, Senin, (19/02).

Pj mengatakan, dengan pasar murah, harganya jauh lebih terjangkau jika dibandingkan harga-harga di pasaran, seperti harga beras, di sini dapat diperoleh dengan harga Rp 52.000/5kg. 

Baca juga : Polresta Cirebon Bersama Pemkab Gelar Gerakan Pangan Murah Bagi Masyarakat

“Sampi saat ini kita sudah menyalurkan 2.664 karung beras atau setara 133 ton, dengan harga jual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah yaitu 10.400 /kg,” jelasnya. 

Dr. Nurdin mengatakan, kegiatan ini akan terus dilakukan jika terjadi peningkatan. 

“Kita akan lakukan selama 1 bulan penuh. Dan kalau nanti melihat perkembangan beras terus naik kita akan terus lanjutkan gerakan pangan murah ini dengan kolaborasi dengan sumber daya yang ada,” ucapnya. 

Pj mengimbau masyarakat Kota Tangerang, untuk memanfaatkan program tersebut. 

Baca juga : Jalin Kemitraan Strategis, Gempita Teken MoU dengan Dewan Teh Indonesia

“Kami imbau dan terus kami sosialisasikan, di tengah harga beras yang naik untuk memanfaatkan penjualan beras SPHP seharga Rp52 ribu per lima kilo atau Rp10.400 perkilo,” ungkap Dr. Nurdin. 

Lebih lanjut, Dr. Nurdin, menambahkan, selain GPM, Pemkot Tangerang juga telah menjalankan sejumlah program dalam upaya membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat sekaligus dalam rangka pengendalian inflasi daerah.

"Seperti dengan meningkatkan perekonomian dan distribusi produk langsung ke permukiman-permukiman melalui program Warung Qta dan juga mobil Belanja Gampang (Si Jampang), terang Dr. Nurdin.

Selain itu, mantan Kepala Pusdatin Kemendagri tersebut, juga terus mengajak masyarakat agar turut berkontribusi dalam upaya pengendalian inflasi daerah di Kota Tangerang.

Baca juga : Sejalan dengan Moto Kota Akhlakul Karimah, PJ Wali Kota Tangerang Launching Program Pelajar Mengaji

"Bisa dengan cara ber-urban farming sehingga bahan makanan bisa langsung kita panen dari pekarangan rumah kita sendiri," pungkasnya.

Diketahui, sejumlah komoditi yang tersedia di Gerakan Pangan Murah on the road selain beras, ialah gula pasir Rp16 ribu per kilo, minyak goreng Rp13.500 per liter, frozen food mulai dari Rp15 ribuan, daging ayam Rp28 ribu per ekor, daging sapi Rp95 ribu per kilo serta telur dan aneka cabai yang juga di bawah harga pasaran. (WAH)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal