Program Bank Indonesia Mengajar, Siswa Diajak Menjadi Developer Aplikasi Digital

Kamis, 1 Agustus 2019, 20:38 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Bank Indonesia (BI) melaksanakan Program “BI Mengajar” yang digelar di seluruh wilayah kerja Bank Indonesia, selama akhir Juli sampai awal Agustus 2019. Kegiatan ini sebagai bentuk sumbangsih BI terhadap kemajuan dunia pendidikan, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan peringatan HUT Bank Indonesia ke-66 dan HUT Republik Indonesia ke-74.

Untuk Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon dengan wilayah kerja Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (Ciayumajakuning), tahun ini memilih SMA Negeri 1 Palimanan sebagai lokasi pelaksanaan program “BI Mengajar”. Acaranya dihadiri Kepala KPw BI Cirebon Fadhil Nugroho beserta jajaran pegawai KPw BI Cirebon. Hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon Rahmat Sutrisno, dan Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Suhartono, Kamis (1/8/2019).

Sekda Kabupaten Cirebon Rahmat Sutrisno mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Cirebon terus berupaya menggandeng instansi dan perusahaan untuk dapat terjun langsung memberikan edukasi kepada anak-anak muda. "Sehingga dapat meningkatkan wawasan para milenial di Kabupaten Cirebon," katanya.

Baca juga : Mahasiswa Diajak ‘Jelajah’ Dunia Literasi Digital

Kepala KPw BI Cirebon Fadhil Nugroho menyampaikan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan literasi masyarakat terkait peran dan tugas Bank Indonesia khususnya dalam menghadapi era digitalisasi ekonomi dan keuangan saat ini.

Sesuai tema “Peran Bank Indonesia sebagai Bank Sentral dalam Digitalisasi Ekonomi dan Keuangan di Indonesia”, materi disampaikan Kepala KPw BI Cirebon, siswa diajak mengenal Bank Indonesia sebagai bank sentral Republik Indonesia. Siswa juga diberikan pemahaman mengenai tugas Bank Indonesia dalam memelihara kestabilan nilai rupiah, baik terhadap barang maupun jasa yang tercermin dari laju inflasi dan nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara lain.

"Banyak siswa yang antusias dalam kegiatan tersebut dan melontarkan berbagai pertanyaan yang kritis dan khas anak muda. Para siswa yang relatif melek teknologi juga diberikan pandangan baru tentang peran Bank Indonesia dalam menghadapi transformasi ekonomi digital," katanya.

Baca juga : Pemindahan Ibu Kota Indonesia Mengerucut Pada Dua Provinsi di Pulau Kalimantan Ini

Dalam paparannya, Fadhil mengimbau siswa SMAN 1 Palimanan untuk dapat berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi digital. Generasi muda seyogyanya tidak hanya puas dengan mengambil peranan sebagai pengguna produk digital, namun juga sebagai developer aplikasi digital.

Dalam menggunakan teknologi siswa juga diharapkan mampu lebih bijaksana, tidak mudah termakan hoax. Selain itu, juga dapat menyalurkan edukasi positif penggunaan teknologi digital kepada lingkungan sekitarnya.

Dalam kegiatan ini, juga diberikan materi perihal Cara Memperlakukan Uang Rupiah dan Ciri Keaslian Uang Rupiah yang disampaikan Unit Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon. Siswa diimbau untuk dapat menjadi agen komunikasi muda khususnya di wilayah Kabupaten Cirebon, yang mampu mengajak masyarakat mencintai uang rupiah dengan cara memperlakukan uang rupiah sesuai ketentuan yang dituangkan dalam UU Mata Uang.

Baca juga : Inilah Hukum di Indonesia, Cacat Mental Aja Bisa Jadi Terdakwa

Dalam kesempatan tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon juga secara simbolis menyerahkan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) kepada beberapa sekolah sebagai wujud dukungan Bank Indonesia terhadap dunia pendidikan. Sekolah dapat PSBI adalah SMA Negeri 1 Palimanan-satu set proyektor, MTs Buninagara Malausma Majalengka-satu set proyektor, PAUD Cinta Bunda Desa Kalimati Kuningan-tiga buah Alat Permainan Edukatif Luar dan 1 set Alat Permainan Edukatif Dalam dan Madrasah Nurul Huda Kuningan-bantuan pembangunan musala. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal