Kapolresta Cirebon Ingatkan Pelajar SMK Sultan Agung Hindari Pergaulan Negatif

Kapolresta Cirebon Polda Jawa Barat Kombes Pol Sumarni memberi penyuluhan kepada pelajar SMK Sultan Agung, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Selasa (30/01/2024). FOTO: ISTIMEWA/LAMPU HIJAU
Selasa, 30 Januari 2024, 18:54 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Kapolresta Cirebon Polda Jawa Barat Kombes Pol Sumarni memberi penyuluhan kepada pelajar SMK Sultan Agung, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Selasa (30/01/2024).

Dalam kesempatan itu, mantan Wakapolres Metro Bekasi Polda Metro Jaya tersebut turut menyampaikan pesan kamtibmas kepada para guru dan siswa SMK Sultan Agung.

Baca juga : Kapolresta Cirebon Ajak Masyarakat Berperan Aktif Jaga Kamtibmas

Kombes Pol Sumarni mengingatkan para pelajar untuk rajin belajar sehingga menjadi generasi emas di masa depan yang dapat membanggakan orang tua.

Selain itu, Kombes Pol Sumarni pun mengingatkan, akhir-akhir ini banyak para pelajar yang terlibat dalam tindak pidana seperti tawuran, genk motor, obat-obatan dan lain sebagainya. Sehingga para siswa SMK Sultan Agung diminta jangan sampai terjerumus ke dalam hal-hal negatif.

Baca juga : Polresta Cirebon dan Polsek Jajaran Jadi Orang Tua Asuh Bagi 202 Anak Stunting

"Para pelajar di SMK Sultan Agung adalah calon-calon pemimpin masa depan bangsa. Sehingga jangan sampai terjun atau terlibat dalam tindak pidana karena akan merugikan diri sendiri dan orang lain," kata Kombes Pol Sumarni.

Mantan Kapolres Subang Polda Jawa Barat tersebut juga mengimbau para pelajar untuk tertib berlalu lintas di jalan raya seperti memakai helm saat mengendarai sepeda motor, dan tidak menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis. Pasalnya, sejumlah kalangan masyarakat melaporkan masih adanya knalpot tersebut yang berkeliaran di jalan raya.

Baca juga : Polresta Cirebon Amankan Tiga Pemuda Bawa Sajam di Kecamatan Dukupuntang

Ia meminta para pelajar untuk saling peduli, dan menegur pengendara yang masih menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis. Bahkan, ia pun mengingatkan para guru dan orang tua untuk mengawasi secara intensif pergaulan anak-anaknya agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif.

"Dalam beberapa kali operasi kejahatan jalanan ditemukan keterlibatan kalangan remaja dalam kasus membawa senjata tajam atau lainnya. Sehingga para guru harus memaksimalkan pengawasan terhadap anak didiknya agar tidak terlibat tindakan pelanggaran hukum," kata mantan Kapolres Sukabumi Kota Polda Jawa Barat ini. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal