Kementan Bersama Gempita Gelar Rembuk Pemuda Tani dan Sosialisasi KUR AGRO di Kabupaten Kuningan

Korwil Gempita Jawa Barat Ogi SOS saat Rembuk Pemuda Tani dan Sosialisasi KUR AGRO di Desa Cikaso, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada Sabtu 20 Januari 2024. FOTO: ISTIMEWA/LAMPU HIJAU
Minggu, 21 Januari 2024, 21:15 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita) melaksanakan Rembuk Pemuda Tani dan Sosialisasi KUR AGRO di Desa Cikaso, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Jabar, Sabtu 20 Januari 2024.

Acara ini dihadiri Dirjen Prasarana Pertanian Kementan Siswoyo SP MA, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan Dr Wahyu Hidayah MSi, dan Koordinator Nasional (Kornas) Gempita Ir Yasir Kaisuku.

Selain itu, hadir pula Koordinator Wilayah (Korwil) Gempita Jawa Barat Ogi SOS, Koordinator Daerah (Korda) Gempita Kabupaten Kuningan Tata Taufik Rahman dan beberapa kepala desa serta pemuda tani.

Kegiatan tersebut bertemakan: Peran pemuda Tani Dalam Mewujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia.

Baca juga : Gelar Rembuk Pemuda Tani, Kornas Gempita Kementan Berikan Bantuan Alsintan Untuk Petani Milenial Kabupaten Maros

Korda Gempita Kabupaten Kuningan Tata Taufik Rahman mengatakan di bidang pertanian khususnya, belum adanya regenerasi untuk menjadi petani. Saat ini, petani masih didominasi orang tua.

"Ada perbandingan dari 1000 orang, yang berminat untuk menjadi petani itu hanya ada 6 orang saja,” ucap Tata.

Untuk itu, kata Tata, dengan Rempuk Tani merupakan upaya untuk mengubah mindset atau pola pikir bahwa pertanian itu bukan hanya milik orang tua.

Selain itu, tambahnya, menjadi petani pun merupakan profesi mulia yang bisa memberikan keuntungan ekonomi yang besar jika dikelola dengan baik.

Baca juga : Caleg DPRD Jabar dari PKB Bertemu Santri dan Emak-emak di Kabupaten Subang

Oleh karena itu, Tata mengajak petani muda bergerak untuk mendukung program pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan Nasional dan menjadi lumbung pangan dunia.

“Untuk itu berbagai upaya dilakukan, untuk menumbuh kembangkan minat kawula muda untuk menjadi petani. Termasuk sosialisasi sekarang ini, mengenai adanya bantuan KUR Argo," ucap Tata.

Tata berharap kegiatan tersebut membuat anak muda tertarik di bidang pertanian. "Mudah-mudahan bisa menjadi salah satu daya tarik, sebagai langkah awal untuk mau menjadi petani,” ucap Tata.

Sementara itu, Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan Dr Wahyu Hidayah MSi, sangat mendukung kegiatan Gempita, karena fokus pada pertanian yang memotivasi anak muda jadi pertani.

Baca juga : Kementan Bersama Gempita Mengecek Lahan Siap Tanam di Kabupaten Konawe

"Kami selalu mendukung penuh organisasi - organisasi yang fokus pada pertanian. Itu semua menjadi kekuatan besar yang harus kita berdayakan untuk menggelorakkan minat anak muda jadi petani," ucapnya. (MGN)  

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal