Selama 2023, Dinkes Subang Catat 563 Kasus DBD dengan Enam Orang Wafat

Petugas Dinkes Kabupaten Subang saat melakukan fogging di Desa Curugrendeng, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Selasa (02/01/2024). FOTO: ISTIMEWA/LAMPU HIJAU
Kamis, 4 Januari 2024, 14:13 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang mencatat terdapat 563 kasus demam berdarah dengue (DBD) yang mengakibatkan enam orang meninggal dunia selama kurun tahun 2023.

Kepala Dinkes Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.HKes mengatakan tingginya kasus DBD merupakan siklus lima tahunan. Angka ini sama tingginya pada tahun 2018 silam yang angkanya sekitar 600 kasus DBD.

Baca juga : Selama 2023, Polresta Cirebon Berhasil Tuntaskan 1.806 Kasus Tindak Pidana

Sedangkan tahun 2019, 2020, 2021, dan 2022, kasus DBD di sekitar 200-an. "Selama 2023, kasus DBD capai 563 kasus atau naik 2 kali lipat, karena siklus lima tahunan," ujarnya, pada Kamis (04/01/2024).

Dari sebanyak itu, yakni Januari terdapat 40 kasus, Februari 16 kasus, Maret 59 kasus, April 50 kasus, Mei 48 kasus, Juni 56 kasus, Juli 82 kasus, Agustus 66 kasus, September 52 kasus, Oktober 22 kasus, November 25 kasus, serta Desember 47 kasus.

Baca juga : Kadinkes Subang Beri Bantuan kepada Penderita Kanker Usus di Sagalaherang

"Dari 563 kasus DBD selama tahun 2023, terdapat enam orang meninggal dunia. Mei, Juni dan Juli, masing-masing satu orang meninggal dunia, serta Agustus terdapat tiga orang meninggal dunia," ujarnya.

Dinkes terus sosialisasi 3M Plus yaitu, menguras, menutup dan mendaur ulang barang bekas agar tidak menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes Aegypti. Selain itu, melakukan fogging untuk memberantas nyamuk DBD. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal