LampuHijau.co.id - Konsep smart city dalam sistem tata kelola pemerintahan di Kota Tangerang dijadikan model oleh Kota Gorontalo dan Kabupaten Banjar.
Dua pemerintahan daerah itu mengaku tertarik untuk mencontek beberapa aplikasi yang dimiliki oleh Kota Tangerang sebagai upaya menunjang performa dari aparatur sipil negara (ASN) di dua daerah tersebut.
Hal ini diungkap oleh Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, dalam Tangerang Inovasi dan Kolaborasi di Hotel Novotel, Rabu 22 November 2023.
Baca juga : Letto Meriahkan Pembukaan Festival Budaya Kota Tangerang
Menurutnya, Kota Tangerang mengusung semangat kolaborasi dan elaborasi dengan berbagai daerah lain untuk bersama-sama membangun bangsa.
"Melalui kegiatan kolaborasi, kita bisa sama-sama saling melengkapi agar Kota Tangerang terus menjadi kota yang dicintai warganya.”
Secara spesifik, kata Arief, Pemerintah Kota Tangerang mengembangkan 208 aplikasi yang telah terintegrasi ke dalam dua super aplikasi, yakni Tangerang Live dan Tangerang Ayo.
Baca juga : Kapolres Tangkot Apresiasi DPRD Kota Tangerang
"Nantinya beliau-beliau tinggal memakai dan memanfaatkan aplikasi yang ada secara cuma-cuma. Hanya perlu beberapa penyesuaian untuk data-data di masing-masing daerah," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Gorontalo Marten Taha, menganggap Kota Tangerang lebih terdepan dalam menjalankan smart city dan layak untuk menjadi contoh.
"Inovasi di Kota Tangerang akan kami terapkan di Kota Gorontalo," tuturnya.
Baca juga : KPK Tetapkan Lagi Mantan Bupati Penajam Paser Utara Sebagai Tersangka
Marten menambahkan, dalam kerja sama implementasi smart city, ia berfokus pada sistem dan tata kelola kepegawaian, mengingat Kota Tangerang dianggap lebih maju dalam sistem dan manajemen ASN yang terintegrasi.
"Kami datang ke Menpan Reformasi Birokrasi, dan soal manajemen ASN dianjurkan belajar ke Kota Tangerang. Makanya kami datang ke sini," katanya. (WAH)