Dinkes Subang Catat Penderita Baru HIV Tiap Tahunnya Rata-rata Capai 200 orang

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.HKes saat di RSUD Subang, Jawa Barat, pada Selasa, 17 Oktober 2023. FOTO: MANGUN WIJAYA/LAMPU HIJAU
Selasa, 17 Oktober 2023, 22:57 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang mencatat rata-rata penambahan kasus baru Human Immunodeficiency Virus (HIV) sebanyak 200 orang tiap tahunnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.HKes mengatakan HIV adalah virus patogen yang menyebabkan melemahnya sistem kekebalan tubuh.

Virus ini, tambahnya, penularannya bisa melalui aktivitas seksual berganti-ganti pasangan atau sesama jenis, serta penggunaan jarum suntik yang bergantian.

Baca juga : Kapolres Subang Wujudkan Mimpi Buruh Tani Punya Rumah Layak Huni

Maka dari itu, kata dia, masyarakat harus waspada tertular HIV. Karena, siapapun berpeluang tertular HIV. Buktinya, setiap tahun ada saja penderita HIV yang baru.

"Penderita baru HIV rata-rata setiap tahunnya bertambah 200 orang," ucap dr Maxi, S.H, M.HKes di RSUD Subang, Jawa Barat, pada Selasa, 17 Oktober 2023.

Ketua IDI Kabupaten Subang tersebut merasa heran karena penderita HIV terus bertambah tiap tahun. Padahal, yang derita HIV minum obat Antiretroviral (ARV) rutin.

Baca juga : Dinkes Subang Ajak Organisasi Profesi Kolaborasi Bantu Warga Kurang Mampu

"Pengobatan ARV bertujuan mengurangi laju penularan HIV di masyarakat, tapi masih saja ada penderita HIV yang baru," ucap pemilik Klinik Happy Healthy, tersebut.

Obat ARV, tambahnya, juga bertujuan menurunkan angka kesakitan dan kematian, memperbaiki kualitas hidup orang dengan HIV (ODHIV), dan memulihkan atau memelihara fungsi kekebalan tubuh.

"Obat ARV menekan penggandaan virus secara maksimal dan terus-menerus pada penderita HIV," ujar pemilik Apotek Happy Healthy Farma, tersebut. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal