LampuHijau.co.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Asep Dedi digeser menjadi Inspektorat Kota Cirebon. Kursinya kini diduduki oleh Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Cirebon Anwar Sanusi. Anwar resmi sebagai Plt Sekda Kota Cirebon.
Pergeseran Asep Dedi melalui Pelantikan Penempatan atau Pengangkatan atau Pemindahan Eselon 2 dan 4 serta Pejabat Fungsional di Pemda Kota Cirebon oleh Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis, di Balaikota Cirebon, Kota Cirebon, Rabu, 17 Juli 2019.
Azis menyampaikan, sebagai seorang sekda, Asep Dedi sudah menunjukkan kinerjanya yang maksimal. Karena itu, Azis meminta agar pergeseran yang dilakukan hari ini tidak dianggap sebagai suatu hukuman. “Pergeseran Pak Asep Dedi bukan penurunan atau sanksi atau bahkan hukuman. Bukan sama sekali,” kata mantan Ketua DPRD Kota Cirebon tersebut.
Pergeseran dilakukan setelah evaluasi rutin yang dilakukan terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah 5 tahun memegang jabatan tertentu. Hasil evaluasi ternyata bakat serta kemampuan sekda sebelumnya ada di inspektorat. Untuk mengisi kekosongan Sekda Kota Cirebon, kata Azis telah menunjuk Kepala BKPPD Kota Cirebon, Anwar Sanusi, sebagai Plt Sekda.
Baca juga : Dapat Merusak Pemikiran, Pemkot Cirebon Ajak Masyarakat Perangi Hoaks
"Saat ini beliau merupakan ASN dalam rumpun pejabat tinggi pratama senior yang masih aktif,” ungkap Azis.
Selanjutnya, jabatan Sekda Kota Cirebon akan dilakukan open bidding bersamaan dengan pejabat eselon dua lainnya yang saat ini kosong di sejumlah dinas. Azis mengaku telah memerintahkan pembuatan panitia seleksi (pansel) bulan ini juga, sehingga pada Agustus mendatang rotasi, mutasi dan promosi gelombang kedua bisa dilaksanakan.
“Khusus untuk pansel sekda, terdiri dari 5 orang yang semuanya berasal dari luar dinas,” ungkap Azis.
Sedangkan, pansel eselon dua lainnya juga terdiri dari 5 orang yang terdiri dari 3 orang dari pihak luar dan 2 orang lainnya dari pihak dalam. Pihak luar terdiri dari akademisi dari sejumlah perguruan tinggi baik yang ada di Kota Cirebon maupun di Bandung.
Baca juga : Usai Eka Dilantik Jadi Bupati, Belasan Pejabat Eselon II Kabupaten Bekasi Dirotasi
"Pak Asep Dedi memiliki kemampuan dan bakat yang tinggi untuk menempati inspektorat,” jelas mantan Wakil Wali Kota Cirebon tersebut.
Dengan berbagai pengalaman yang dimiliki Asep Dedi, yang sudah menempati berbagai jabatan di Pemda Kota Cirebon, Azis yakin Asep Dedi mampu untuk mengemban amanah sebagai Inspektur Kota Cirebon.
Pada kesempatan yang sama, Azis juga meminta kepada setiap ASN untuk mampu mengendalikan hati dan mengontrol kalbu masing-masing. “Kendalikan kekecewaan dan kendalikan pula kegembiraan,” katanya.
Sementara, Sekda Kota Cirebon yang kini bergeser jadi Inspektur Kota Cirebon, Asep Dedi, mengungkapkan siap ditempatkan di mana pun. “Sebagai ASN saya siap ditempatkan di manapun,” tegasnya.
Baca juga : DPC Partai Demokrat Kota Cirebon Tolak Wacana KLB Gantikan SBY
Asep tidak merasa turun tingkat dan tetap bersyukur terhadap amanah yang telah diberikan kepadanya. Sebagai inspektur, Asep mengaku tidaklah mudah. Karena harus mengawasi pemerintahan agar tetap beri pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Rotasi dan mutasi kali ini untuk 8 jabatan di DPUPR Kota Cirebon untuk eselon 4a serta eselon 2 untuk Sekda Kota Cirebon menjadi Inspektur. Selain itu, penggantian pejabat fungsional, Kepala RSD Gunung Jati dari dr. Bunadi ke dr Ismail Jamaludin. (MGN)