LampuHijau.co.id - Ratusan pelajar Madrasah Aliyah (MA) Al-Ishlah Sagalaherang Subang antusias mendapatkan materi sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dari Satuan Reserse Narkoba Polres Subang.
Sosialisasi ini dilakukan Kasat Reserse Narkoba Polres Subang AKP Heri Nurcahyo atas arahan dan petunjuk dari Kapolres Subang AKBP Ariek Indra Sentanu agar pelajar menjauhi penyalahgunaan narkoba.
Materi sosialisasi dan penyuluhan yang diberikan AKP Heri Nurcahyo kepada pelajar MA Al-Ishlah Sagalaherang tentang "Deteksi Dini Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba dan Upaya Penanggulangannya".
AKP Heri Nurcahyo menyampaikan saat ini masuk dalam kondisi Darurat Narkoba, sehingga masalah narkoba harus ditangani dengan serius serta perlu sinergi dari seluruh komponen masyarakat dan berbagai pihak.
Ia pun menegaskan narkoba merupakan kejahatan yang terorganisir yang saat ini sudah menyasar bukan hanya ke kota besar saja, namun sudah masuk sampai ke pelosok desa, serta sasaran penggunanya bukan lagi orang tua, dewasa, namun sudah menyasar anak-anak yang masih di bangku sekolah.
"Penyuluhan bahaya narkoba diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk ikut berperanserta aktif membantu pemerintah menangani masalah narkoba," ucap AKP Heri Nurcahyo, pada Jumat (18/08/2023).
Selain itu, tambahnya, peran serta masyarakat dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sangat diperlukan, karena pihak kepolisian maupun BNN tidak bisa bergerak sendiri dalam menangani permasalahan narkoba.
Maka dari itu, AKP Heri Nurcahyo mengajak kepada para pelajar agar mau tahu apa itu narkoba, paham akan permasalahan yang ditimbulkannya, sadar akan bahayanya, dan terampil menolaknya.
AKP Heri Nurcahyo pun berpesan kepada ratusan pelajar MA Al-Ishlah jangan pernah mau mencoba narkoba, karena awal dari menyalahgunakan narkoba itu ialah mencoba-coba.
"Mari kita sama-sama jauhi barang haram tersebut, jangan sampai kita menyentuhnya dan kita sama-sama perangi agar tak merusak generasi muda bangsa Indonesia," ucapnya.
Baca juga : Dalam Sehari, Satnarkoba Polres Subang Ciduk 2 Pengedar Sediaan Farmasi Ilegal
Untuk itu, AKP Heri Nurcahyo berharap setelah mengikuti kegiatan ini, diharapkan para pelajar MA Al-Ishlah Sagalaherang bisa menjadi pelopor anti narkoba.
"Semoga apa yang saya sampaikan ini, para siswa siswi MA Al-Ishlah dapat menyampaikan kembali pengetahuannya kepada masyarakat di lingkungan sekitar, dan mampu bersinergi dengan pihak kepolisian guna meminimalisir penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di masyarakat," ujarnya.
Diakhir acara Kasat Narkoba pun tak lupa menyerukan kembali tagline “War on Drugs and Say No To Drugs” serta meminta para santri agar dapat turut serta berperan aktif dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, ratusan pelajar pun terlihat antusias mengikuti jalannya materi yang disampaikan oleh Kasat Narkoba Polres Subang, hal tersebut terlihat dengan banyaknya peserta yang aktif bertanya dan menyampaikan gagasan, saran dan kritik, saat sesi tanya jawab.
Sementara itu, Kepala MA Al-Ishlah Sagalaherang Odang, S.Ag, M.M.Pd mengucapkan terima kasih atas kesediaan Kasat Narkoba Polres Subang yang sudah memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba kepada pelajar Madrasah Aliyah Al-Ishlah Sagalaherang.
Baca juga : Satnarkoba Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba kepada Peserta Latdastar SMKN 2 Subang
Dikatakan Odang, bahaya narkoba sangat rentan terjadi di lingkungan sekolah, karena faktor yang mendorong seseorang menggunakan Narkoba, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) adalah faktor individu, lingkungan dan ketersediaan NAPZA itu sendiri yang mudah diperoleh.
“Jadi saya selaku kepala sekolah mengimbau agar seluruh siswa-siswi bisa terus mendalami ilmu agama dan memperkaya informasi perihal penyalahgunaan narkoba, sehingga para siswa-siswi mampu berkarya positif dan mengukir prestasi dengan bebas narkoba dan sejenisnya,” ujarnya.
Odang juga berharap setelah kegiatan sosialisasi dan penyuluhan terkait bahaya narkoba ini, pelajar MA Al-Ishlah bisa memiliki kesadaran bahwa yang menjadi sasaran utama penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba adalah pelajar dan generasi muda.
“Besar harapan saya kepada para pelajar MA Al-Ishlah Sagalaherang, sebagai generasi penerus bangsa, agar dapat membantu semua pihak dalam rangka membebaskan masyarakat Indonesia dari belenggu NAPZA atau narkoba serta berani mengatakan perang terhadap narkoba,” harapnya. (MGN)