Warga Blanakan Jadi Korban TPPO, Disnakertrans ESDM Subang Diminta Gencar Sosialisasi Prosedur Jadi PMI

Wakil Ketua 1 Formassi Syanghiang Aji. FOTO: ISTIMEWA/LAMPU HIJAU
Sabtu, 22 Juli 2023, 15:14 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Forum Mahasiswa dan Sarjana Subang Se-Indonesia (Formassi) meminta Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disnakertrans ESDM) Subang gencar sosialisasi terkait prosedur jadi calon pekerja migran Indonesia (PMI).

Permintaan tersebut seiring dengan adanya warga Desa Langensari, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rumsari meminta tolong kepada Presiden Jokowi untuk dipulangkan dari Irak ke Tanah Air melalui video yang viral melalui media sosial (medsos) TikTok.

Rumsari dalam video yang viral tersebut mengaku sedang sakit dan ingin pulang, tapi dipaksa bekerja oleh agensi yang berada di Irak. Selain itu, gajinya selama 19 bulan diduga dirampas agennya. Viralnya kisah Rumsari yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) jadi perhatian banyak pihak.

Baca juga : Polres Subang Lidik Kasus Warga Blanakan Jadi Korban TPPO di Irak

Wakil Ketua 1 Formassi Syanghiang Aji mengatakan dalam kasus ini ada dua hal yang harus disoroti. Yang pertama adalah sikap kemenlu terhadap perlindungan bagi setiap warga negara yang sedang menjadi tenaga kerja, sebab kejadian-kejadian seperti ini sudah sering terjadi.

"Kedua adalah Disnakertrans ESDM Kabupaten Subang dan Pemkab Subang harus terus melakukan pendampingan terhadap keluarga korban agar keluarga korban dapat terus mengetahui bagaimana kondisi korban saat ini," ucap kepada Lampu Hijau di Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Sabtu (22/07/2023).

Walaupun, kata dia, korban merupakan PMI ilegal, tapi Disnakertrans ESDM Kabupaten Subang dan Pemkab Subang wajib memberikan perlindungan hukum yang jelas terhadap korban.

Baca juga : Warga Blanakan Jadi Korban TPPO, PKB Subang: Cepat Pulangkan ke Tanah Air dan Tindak Tegas Pelakunya

"Kita harapkan dalam jangka waktu yang dekat Disnakertrans ESDM Kabupaten Subang harus mulai gencar mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai seberapa bahayanya menjadi tenaga kerja ilegal di luar negeri," ucapnya.

Selain itu, Syanghiang Aji berharap korban yang saat ini terjebak di Irak dapat segera dipulangkan ke Tanah Air. "Semoga korban dapat segera dipulangkan dan kembali dalam keadaan sehat," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Subang AKBP Ariek Indra Sentanu melalui Kasat Reskrim Polres Subang AKP Moch Ade Rizki Fitriawan mengatakan Polres Subang melakukan penyelidikan terkait dengan kasus Rumsari.

Baca juga : Warga Subang Jadi Korban TPPO, Partai Gelora Desak Polisi Tindak Tegas Pelakunya

"Satreskrim Polres Subang sedang melakukan penyelidikan terkait hal tersebut," ucap AKP Moch Ade Rizki Fitriawan saat berada di Kantor Satreskrim Polres Subang, Jawa Barat, kemarin.

Selain penyelidikan, tambahnya, Polres Subang telah melakukan koordinasi dengan Disnakertrans ESDM Kabupaten Subang, Kementerian Luar Negeri dan BP2MI untuk pemulangan Rumsari ke Tanah Air. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal