LampuHijau.co.id - Satini tergolek di bangsal Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majalengka. Wanita berusia 41 tahun ini terpaksa dirawat di rumah sakit pelat merah tersebut karena menderita luka. Salah satunya, luka yang ada di wajahnya.
Warga Desa/Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka ini menderita luka karena dianiaya. Yah, penganiayaan tersebut terjadi saat Satini menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Arab Saudi. Beruntung, Satini bisa pulang ke Majalengka dalam kondisi hidup.
Baca juga : Sindikat Asal Malaysia, Selundupkan 37 Kg Sabu Pakai Kapal Pesiar
Penderitaan dialami Satini rupanya sampai ke telinga Kepala Polres Majalengka AKBP Mariyono. Tak pelak, Sabtu, 6 Juli 2019, Kapolres bersama istri yang merupakan Ketua Bhayangkari Cabang Majalengka, Pujchi Mariyono menjenguk Satini. Saat menjenguk Pekerja Migran Indonesia (PMI) ini, Kapolres berserta istri didampingi Direktur RSUD Majalengka Harizal F. Harahap.
Dalam kesempatan itu, Kapolres pun menyampaikan rasa keprihatinan atas kejadiaan yang dialami Satini. “Kami menyanyangkan kejadian tersebut, karena ini merupakan pukulan sangat berat TKW asal Majalengka ini. Alhamdulillah, saat ini kondisinya mulai membaik,” katanya.
Baca juga : Pantau Arus Mudik, Kapolres Majalengka Imbau Pemudik Istirahat Bila Lelah
Direktur RSUD Majalengka Harizal F. Harahap menjelaskan, saat ini pasien sudah ditangani dokter spesialis bedah. "Kondisi korban sudah mulai membaik. Kami tengah fokus penyembuhan terhadap luka-lukanya di bagian wajah, tangan dan kaki,” jelasnya.
Kapolres dalam kesempatan itu memberikan tali asih kepada Satini. Mantan Kepala Sat Lantas Polrestabes Bandung ini pun mendoakan agar Satini diberikan ketabahan serta segera pulih seperti sedia kala. (MGN)