LampuHijau.co.id - Kapolda Jawa Barat Irjen (Pol) Akhmad Wiyagus mendapatkan kabar gembira saat melakukan kunjungan kerja ke Mapolres Subang, Jawa Barat, Selasa (4/7/2023).
Mantan Kapolda Lampung ini dapat kabar gembira tentang semburan api di Rest Area KM 86 B Astra Tol Cipali Kabupaten Subang telah padam pada pukul 10.45 WIB.
Semburan api yang muncul sejak Rabu, 26 April 2023 pukul 09.30 wib atau pada saat arus balik Lebaran 2023. Semburan api ini jadi perhatian Irjen (Pol) Akhmad Wiyagus.
Baca juga : Harga Daging Ayam Lebih Murah Rp10 Ribu, Pasar Murah Polres Subang Diserbu Warga
Makanya, mantan Kapolda Gorontalo tersebut terus memantau perkembangan semburan api, bahkan turun langsung mengecek ke lokasi semburan api.
Mantan Wakapolda Jabar ini memantau semburan api untuk memastikan keselamatan masyarakat dan masyarakat tidak masuk ke area semburan api.
Polda Jabar melalui Polres Subang menerjunkan personelnya untuk menjaga rest area KM 86 B Astra Tol Cipali supaya daerah tersebut steril dari masyarakat.
Baca juga : Cek Kesadaran Warga Jaga Kamtibmas, Kapolsek Cibogo Kontrol Pos Satkamling
Kabid Humas Polda Jabar Kombes (Pol) Ibrahim Tompo mengatakan Polres Subang hanya melakukan pengamanan terhadap area semburan api, penangananya oleh tenaga ahli pada bidangnya.
"Kita konsentrasi pengamanan arealnya agar tidak dikunjungi publik yang berefek kepada masyarakat. Informasi terakhir sudah berhenti, tapi akan dikaji kembali oleh pelaksana teknisnya," ucapnya.
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Subang Komara Nugraha membenarkan semburan api sudah padam. "Memang betul api sudah padam sekira pukul 10.40 wib berdasarkan laporan tim security tadi," ucapnya.
Baca juga : Turunkan 25 Bacaleg, Partai Gelora Target Raih 7 Kursi DPRD Subang
Pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut apakah api tersebut padam karena tekanan gasnya menurun atau sebab lain.
Sementara ini, lanjutnya, akan berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Pertamina EP, Pertagas, dan PT. SEA terkait padamnya semburan api di rest area KM 86 Cipali.
"Untuk memastikan bahwa semburan api pada sumur itu dinyatakan telah mati dan aman," pungkasnya. (MGN)