LampuHijau.co.id - Orangtua agar lebih mengawasi anaknya supaya tidak terlibat tawuran. Pengawasan terhadap anak penting supaya kejadian tawuran yang menewaskan satu pelajar tidak terulang kembali di kemudian hari.
Pelajar yang tewas akibat tawuran di Jalan Pantura Ciasem, adalah IN (16), warga Desa Bongas, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang. Pelakunya, RY (16), RF (15), MR (17) dan MI (17) sudah ditangkap Polres Subang.
Politisi Gerindra Rismawati S.H mengaku prihatin dengan adanya tawuran pelajar yang berakibat satu orang meninggal dunia. Dari kejadian ini, ia sangat berbelasukawa atas meninggalnya pelajar tersebut.
Baca juga : Polres Subang Tangkap Pengedar Sediaan Farmasi Ilegal di Samping Hotel Hegar
"Saya sangat prihatin dengan yang sudah terjadi, saya turut berduka cita teramat dalam. Semoga keluarga korban diiklaskan dan dikuatkan," ucap Rismawati S.H kepada Lampu Hijau, pada Jumat (23/06/2023).
Alumnus Universitas Pasundan tersebut mengatakan jatuhnya korban jiwa akibat tawuran jadi salah satu bukti tawuran pelajar sangat berdampak negatif, bukan hanya untuk pelajar tetapi juga masyarakat.
"Saya mengajak kepada para orang tua mari sama-sama lebih waspada juga mengawasi anak-anak agar terhindar dari tawuran," ucap warga Desa Bongas, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, tersebut.
Baca juga : Polres Subang Tangkap Empat Pelaku Tawuran yang Tewaskan Satu Pelajar
Selain itu, tambah alumnus MI Al Markaz ini, semua pihak agar menjaga anak mulai dari lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat agar senantiasa bekerja sama mencegah terjadinya tawuran antar pelajar.
"Saya tentunya memberikan apresiasi yang sangat luar biasa untuk kepolisian sudah cepat dan tanggap menangkap pelaku tawuran," ucap politisi yang maju sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Subang ini.
Politisi Gerindra maju di Dapil 5 Subang meliputi Pamanukan, Legonkulon, Sukasari, Pusakanegara, dan Pusakajaya, tersebut berharap kejadian tawuran menewaskan satu pelajar tidak terulang kembali.
Baca juga : Partai Gelora Apresiasi Polres Subang Ringkus Dua Pelaku Perdagangan Orang
"Semoga ini juga menjadi pembelajaran dan memberikan efek jera sehingga tawuran tidak terjadi lagi," harapan alumnus SMP Modern Riyadhul Jannah, tersebut. (MGN)