Braditi Moulevey: Pemko Padang Tolong Serius Benahi Semrawut Pasar Raya

Selasa, 13 Juni 2023, 06:22 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Semakin semrawutnya Pasar Raya Kota Padang, menjadi perhatian pengusaha muda dan perantau Minang, Braditi Moulevey atau yang akrab disapa Bang Levi. Lewat sambungan telpon seluler, Bang Levi menyampaikan dirinya menerima informasi dan aspirasi dari pedagang pasar raya tentang kondisi pasar yang saat ini sangat memprihatinkan.

Sebagai perantau minang Bang Levi yang saat ini menjabat sebagai Wasekjend DPP IKM (Ikatan Keluarga Minang) menjelaskan, permasalahan yang timbul akibat tidak tegasnya Pemko Padang terhadap SK. Pemko Padang nomor 438 tahun 2018 tentang lokasi dan jadwal usaha pedagang kaki lima.

"Informasi yang saya dapatkan dari pedagang dengan adanya SK. 438 tahun 2018 ini, secara otomatis telah menghilangkan fungsi jalan dan tempat parkir, hilangnya akses jalan bagi pejalan kaki, dan lain sebagainya," ujar Bang Levi.

Baca juga : Kanit Binmas Polsek Pabuaran Sambangi Warga Sekaligus Beri Pesan Kamtibmas

Kondisi itu, lanjutnya, mengakibatkan kerugian bagi banyak elemen masyarakat, terutama bagi pedagang yang berada di toko sekitar pasar raya tersebut. Sedangkan hilangnya tempat parkir bagi pengunjung pasar, tentu mengakibatkan hilangnya hak pedagang yang berada dalam toko akan akses parkir.

"Hal ini diperparah dengan Pemko Padang melalui dinas terkait tidak mempunyai kemampuan melaksanakan isi yang terkandung dalam SK. 438 tahun 2018 tersebut sebagaimana yang seharusnya. Imbasnya terjadi carut marut dan tidak adanya peraturan yang jelas dan mengikat bagi pedagang kaki lima (PKL) tersebut," ujar Politisi Gerindra yang juga saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Gerindra Sumbar.

Sebagai tokoh muda Minang yang saat ini berada di rantau, di Jakarta, yang juga digadang-gadangkan akan maju sebagai Caleg DPRD DKI Jakarta Timur, Bang Levi sangat prihatin dengan kondisi pasar raya saat ini.

Baca juga : Braditi Moulevey: Tolong Dievaluasi Izin Konser Coldplay

"Saya minta kepada Bapak Hendri Septa, Walikota Padang untuk bisa menyelesaikan permasalahan ini dengan bijaksana. Harapan saya kepada Bapak Walikota Padang, Jangan hanya menerima laporan asal bapak senang saja. Akan tetapi langsung turun dan lihatlah secara langsung bagaimana kondisi rakyat anda di Kota Padang," tukasnya.

Apalagi saat ini, imbuhnya, kota Padang juga sudah memiliki Wakil Walikota, jadi tidak ada alasan untuk tidak turun melihat langsung bagaimana kondisi warganya terutama pedagang yang ada di Pasar Raya Padang.

"Selanjutnya jika ada indikasi atau dugaan ada oknum yang bermain dan mendapatkan keuntungan dari semrawutnya pasar raya Padang ini harap Bapak Walikota tindak tegas. Jangan sampai marwah pemerintah kalah oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," tegas dia.

Baca juga : Braditi Moulevey: Penonaktifan NIK 194 Ribu di DKI Jakarta Sebaiknya Ditunda

Bang Levi yang lahir dan tumbuh besar di kota Padang, juga meminta Pemko Padang untuk memfasilitasi pertemuan antara pedang kaki lima dan pedagang toko yang ada di pasar raya Padang.

"Jangan sampai masalah ini terus berlarut-larut, bersikap adillah Pemko Padang terhadap semua pedagang. Apalagi saat ini kita baru keluar dari pandemi Covid yang telah meluluh lantakan perekonomian seluruh warga Indonesia. Jadi tolong kepada Pemko Padang untuk mengambil sikap dan langkah terbaik menyelesaikan permasalahan di pasar raya Padang. Kita ini “Urang Minang” tidak ada masalah yang kusut tidak bisa terselesaikan," tutup Bang Levi.

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal