Kehadiran Negara dan Media Dibutuhkan UMKM serta Pariwisata Lokal

Sabtu, 10 Juni 2023, 08:06 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Pariwisata dan UMKM memang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Hal ini diungkapkan langsung oleh Anggota Komisi IX DPR, Kris Dayanti saat menceritakan kedua sektor tersebut yang sangat berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal se-Malang Raya (Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu).

Menurutnya, peran kehadiran negara sangat penting dan dibutuhkan dalam mendorong UMKM dan Pariwasata di suatu daerah dapat tumbuh dan berkembang. Untuk itu, Ia pun mengaku dirinya bersama Komisi IX telah bekerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja untuk membantu para pelaku UMKM se-Malang Raya.

"Melalui program Tenaga Kerja Mandiri, kini sudah memasuki tahun ke 4, dengan total 400 UMKM binaan. Dimana masing-masing UMKM kita kasih dana Rp20 jutaan untuk modal. Meskipun tidak semuanya survive, bahkan ada yang mandeg dan ada juga yang terus berkembang. Tapi, hal ini menjadi kekuatan tersendiri dan bentuk dimana negara hadir untuk masyarakatnya," tutur politisi PDI-P yang akrab disapa KD ini dalam Forum Komunikasi dan Sosialisasi Kinerja DPR RI Dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen di Hotel Grand Mercure, Malang, Jatim, Jumat (9/6/2023).

Lebih lanjut KD mengungkapkan, berdasarkan data dari Menteri Koperasi, ada sekitar 30 juta UMKM yang belum terkait atau terakses oleh perbankan. Hingga, akhirnya para pelaku UMKM terjerat oleh para rentenir.

Baca juga : Bhabinkamtibmas dan Babinsa AD Desa Cihambulu Penyuluhan kepada Siswa SD

"Saya harap hal ini tak terjadi di UMKM se-Malang Raya," ucapnya.

Disebutkan politisi wanita yang berasal dari Kita Batu ini, UMKM daerahnya lebih banyak menawarkan produk makanan dalam bentuk kemasan, buah-buahan dan kulineran.

"Produk khas Malang yang di kembangkan mulai keripik apel, keripik nangka, keripik pisang, mangga, rambutan dan lain lain. Kita sama-sama bertekad untuk meningkatkan kreativitas wirausaha dan memaksimalkan analisis secara detail potensi-potensi UMKM yang ada di masyarakat,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Pemberitaan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI Indra Pahlevi mengingatkan pentingnya kolaborasi antara DPR RI dengan Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) sebagai supporting system DPR RI. Menurutnya, kemitraan antara media internal DPR dengan KWP, sangat diperlukan dalam melaksanakan tugas menyiarkan informasi, terkait kegiatan kedewanan di media massa.

Baca juga : Ilmu Kepolisian dan Wacana Pembentukan Universitas Kepolisian

“Mengingat, media dapat menjembatani informasi, antara Anggota Dewan dengan konstituennya. Media massa juga dapat menjadi wadah, untuk melayani kebutuhan masyarakat terhadap informasi, serta penyalur berbagai pesan dan aspirasi rakyat,” ujarnya.

Dikatakan Indra, Forum Komunikasi dan Sosialisasi ini, menjadi salah satu upaya untuk memperkuat sinergi antara DPR RI dengan wartawan media massa, demi tercapainya informasi kerja-kerja kedewanan ke tengah masyarakat.

“Selain itu, diadakan juga diskusi. Tema diskusi malam ini selaras dengan tema besar acara kita, yakni bagaimana parlemen bersama media dapat berperan aktif dalam mendorong ekonomi lokal lewat sektor UMKM dan pariwisata,” terangnya.

Sementara itu , sebagai lembaga legislatif, DPR RI memiliki tugas mengawasi mitranya, yakni pemerintah dalam mendorong kesejahteraan seluruh masyarakat, di seluruh sektor ekonomi. DPR RI juga aktif dalam menyampaikan aspirasi masyarakat berkaitan dengan memajukan UMKM dan bisnis pariwisata lokal, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dimana hal ini penting untuk disampaikan pada khalayak.

Baca juga : Kapolsek Pusakanagara Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan Saat Berkendara

“Di tengah upaya positif dan kegiatan kedewanan yang langsung menyentuh masyarakat, ataupun gagasan para legislator dalam memajukan sektor ini, tentu perlu digaungkan oleh teman-teman media agar diketahui publik luas,” pungkasnya. (Asp)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal