Bripka Erik Syafrudinsyam Rawat Pasien ODGJ dengan Kasih Sayang

Bhabinkamtibmas Desa Cintamekar Polsek Sagalaherang Polres Subang Polda Jabar Bripka Erik Syafrudinsyam saat memberi edukasi mencuci baju kepada pasien ODGJ. FOTO: ISTIMEWA/LAMPU HIJAU
Sabtu, 3 Juni 2023, 22:09 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) bukan makhluk yang harus dibuang jauh dari yang lain. Mereka layak untuk dapat sentuhan kasih sayang dari sesama agar kembali menjadi manusia normal pada umumnya.

Bripka Erik Syafrudinsyam jadi salah satu manusia yang bisa memberi sentuhan kasih sayang kepada ODGJ. Bhabinkamtibmas Desa Cintamekar tersebut turun tangan bantu merawat pasien ODGJ sejak 2020.

Alumnus SMK Angkasa 1 Kalijati tersebut turun tangan menangani pasien ODGJ berawal saat piket di Polsek Sagalaherang ada keluhan terkait ODGJ yang meresahkan dan membahayakan masyarakat sekitar.

Alumnus SLTPN 2 Sagalaherang tersebut kemudian putar otak karena tidak mungkin ODGJ diamankan di Polsek Sagalaherang. Akhirnya, ada pondok pesantrean (ponpes) dibangun jauh dari pemukiman penduduk.

Baca juga : Berjuang untuk Buruh dan Masyarakat, Dewi Ratnasari Nyaleg di Dapil 4 Subang

Ponpes tersebut adalah Ponpes Yayasan Roudlotul Ulum 2 di Desa Cintamekar, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang. Di ponpes ini, ODGJ dirawat agar tidak meresahkan masyarakat sekitar.

ODGJ yang ditemukan masyarakat dibawa ke ponpes tersebut untuk dirawat. Mereka mendapatkan edukasi menanam tanaman, mencuci baju, ternak domba, kebersihan kamar, mengaji dan hal lainnya.

"Mereka jadi ODGJ karena ketergantungan obat atau lem, game online, dan depresi. Saya turun membantu pak Ustad untuk merawat ODGJ," ucap Bripka Erik Syafrudinsyam, pada Sabtu (3/6/2023).

Langkah alumnus SDN Ponggang tersebut perlahan nan pasti berbuah manis. Pasien ODGJ yang dirawatnya perlahan lahan kondisinya membaik. Yang tidak bisa bicara jadi bicara, yang marah-marah jadi stabil.

Baca juga : Sudinsos Jaksel Arahkan 20 ODGJ Ikut Pelatihan Keterampilan

"Saya bangga, dulu pasien ODGJ ngamuk dan mengancam keselamatan masyarakat, setelah ditangani dan dirawat dengan baik, akhirnya mereka terlihat ada perubahan," ucap suami dari Asti Pujawati, tersebut.

Ayah dua anak tersebut makin semangat membantu merawat pasien ODGJ sampai saat ini. Apalagi, berbagai pihak termasuk tokoh masyarakat dan pimpinannya mendukung langkahnya tersebut.

"Saya berharap masyarakat terus bantu dan kerja sama dalam merawat pasien ODGJ. Karena ODGJ bukan untuk dibuang, tapi dirawat, apalagi sekarang sudah ada tempat untuk merawat ODGJ," harapannya.

Kapolsek Sagalaherang Iptu Irfan Taufik Firmansyah merasa bangga dengan Bripka Erik Syafrudinsyam yang turut membantu menangani pasien ODGJ. "Saya bangga dan mendukung langkah Bripka Erik," ucapnya.

Baca juga : Bukan Hanya Kata-Kata, Atasi Macet Jakarta Harus dengan Tindakan

Mantan Kasie Dokkes Polres Subang ini menilai langkah yang dilakukan Bripka Erik Syafrudinsyam bentuk perhatian dan kepedulian polisi terhadap ODGJ agar bisa sembuh seperti manusia normal lainnya.

Kepala Polres Subang AKBP Sumarni pun bangga terhadap Bripka Erik Syafrudinsyam yang bantu merawat ODGJ. Karena, meski ODGJ, tetap mereka tetap berhak untuk dapat perhatian dan kepedulian sesama.

"Semoga dengan Bripka Erik Syafrudinsyam bantu merawat pasien ODGJ, masyarakat semakin merasakan manfaat dari kehadiran polisi dan polisi selalu ada di hati masyarakat," harapannya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal