LampuHijau.co.id - Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon mengajak warga untuk memerangi hoaks atau kabar bohong karena hoaks dapat merusak pemikiran masyarakat. Untuk itu, warga harus berhati-hati dan waspada terhadap hoaks.
Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati mengatakan, hoaks banyak menyebar terutama di sosial media (medsos). Maka, imbuhnya, seluruh lapisan masyarakat harus berperan aktif mencegah penyebaran hoaks. “Kita harus mencegah hoaks," tegas Eti usai jadi narasumber Sosialisasi Jawa Barat Sapu Bersih Hoaks (Jabar Saber Hoaks) di sebuah hotel di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (27/6/2019).
Baca juga : Sekda Berharap Pemadam Kebakaran Kota Cirebon Punya Peralatan Canggih
Hoaks, tambah Eti, jadi hal menakutkan bagi masyarakat Indonesia karena dapat merusak pemikiran. Sehingga, jangan menyebar informasi miring tanpa mendapat sumber yang jelas dan bertanggung jawab terutama jika menyudutkan kelompok tertentu. “Khusus bagi tim Jabar Saber Hoaks, tentu harus semangat dan tidak bosan memberikan edukasi ke masyarakat. Masyarakat membutuhkan edukasi terkait berita hoaks,” kata mantan Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon tersebut.
Ketua Klarifikasi dan Deseminasi Jabar Saber Hoaks Alfianto Yustinofa mengatakan, Jabar Saber Hoaks dibentuk Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk menangkal hoaks. Cirebon, katanya, jadi kota kelima yang didatangi tim untuk sosialisasi anti hoaks. “Kami berharap peredaran hoaks semakin berkurang di masyarakat Jabar. Masyarakat Jabar lebih melek literasi digital sehingga lebih bijak bersosial media. Target kami, peredaran hoaks semakin berkurang dengan edukasi yang kami lakukan,” katanya.
Baca juga : Perkuat Kesatuan Bangsa, Forkopimko dan Tokoh Masyarakat Jakut Gelar Silaturahmi
Jabar Saber Hoaks, lanjutnya, akan menggelar sosialisasi di 27 kota/kabupaten se-Jabar. Tim juga akan mengupayakan buster sehingga masyarakat terbiasa cek data. "Mari bijak menggunakan sosial media," pesannya. (MGN)