VIRAL

Peraturan Pesantren Larang Bawa Handphone, Bila Melanggar Dihancurin Lho...

Foto screenshot dari video viral. (Foto: net)
Selasa, 25 Juni 2019, 02:35 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Di media sosial sedang viral video handphone (hp) yang dihancurkan dengan cara dipukul memakai palu. Sejumlah hp itu milik siswa sebuah pesantren yang dikumpulkan oleh para gurunya.

Pihak pondok pesantren lokasi video itu direkam memberikan tanggapannya. Dalam video tersebut, tampak hp milik siswa dikumpulkan di sebuah meja. Dua guru memukuli handphone yang ditata berjajar dengan palu. Sementara, para siswa melihat dari jauh. Tak ayal, HP-HP tersebut hancur berkeping-keping. Twitter Ads info and privacy Lokasi di video ternyata adalah di Pondok Pesantren 'Wali Songo' Ngabar, Ponorogo, Jawa Timur.

Baca juga : IDI: Kematian Petugas KPPS Bukan Karena Kelelahan, Tapi...

Lewat akun media sosialnya, pihak ponpes memberi penjelasan. "Handphone yang dipecahkan dalam video tersebut merupakan barang sitaan yang dilarang untuk santri, yang berusaha melanggar disiplin dengan membawa hp ke dalam pondok secara diam-diam yang dapat mengganggu proses pendidikan di pesantren," kata Humas Biro Sekretariat Pondok Pesantren 'Wali Songo' Ngabar, Senin (24/6/2019).

Menurut pihak ponpes, tindakan menghancurkan HP itu sudah sesuai dengan pedoman peraturan santri. Juga didukung surat pernyataan calon santri dan calon orang tua/wali yang akan mendaftar di Ponpes Ngabar. Hukuman itu dibuat untuk menimbulkan efek jera.

Baca juga : Belasan Pengawas Pemilu Meninggal Dunia dan Alami Kekerasan

"Perusakan barang-barang terlarang yang disita pihak pesantren di depan santri untuk memberikan edukasi efek jera dan menegaskan bahwa pesantren tidak mengambil manfaat secara materiil dari barang tersebut," ungkap pihak Ponpes.

Pihak ponpes menegaskan, penyebaran video pemecahan hl itu tidak dilakukan secara resmi oleh tim humas. Pihak Ponpes pun menerima masukan soal penindakan terkait HP ilegal.

Baca juga : Sempat Dikira Mainan, Ada Jagung Berisi 12 Warna

Di dalam video tersebut banyak komentar yang pro dan kontra. Ada yang menyayangkan tindakan tersebut, namun ada juga yang setuju karena hp lebih banyak memberikan mudharat bagi siswa yang belajar di sana.

Sedangkan yang kontra, mengatakan bahwa yang salah adalah manusianya bukan bendanya. "Seperti pisau yang bisa digunakan untuk memotong sayuran atau membunuh seseorang, begitu juga dengan handphone. benda itu netral. jika ada penyalahgunaan, yang salah ya manusianya. bukan bendanya.” demikian komen @dayatpiliang. (LHTJ)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal