Sempat Dikira Mainan, Ada Jagung Berisi 12 Warna

Jagung warna-warni. (Foto: net)
Selasa, 25 Juni 2019, 02:22 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Seorang perempuan paruh baya terlihat antusias mengamati tongkol-tongkol jagung warna-warni yang berderet di sebuah lahan perkebunan di Kampung Lebak Saat, Desa Cirumput, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Ia terlihat takjub dengan warna jagung yang ditanam di lahan seluas 3 hektar itu. Jika biasanya jagung berwarna kuning, namun jagung yang ada di lahan tersebut memiliki warna yang beragam.

“Jarang sekali saya lihat jagung seperti ini. Yang saya tahu jagung itu warna kuning, ada juga yang putih dan hitam. Tapi di sini bisa berwarna warni seperti ini bahkan ada yang banyak warna di satu tongkol. Unik dan cukup menarik,” tutur Elsya (40), salah satu warga Cimahi, Jawa Barat saat ditemui di lokasi kebun, belum lama ini.

Elsya sengaja datang untuk melihat jagung warna-warni tersebut, setelah mendengar kabar adanya budidaya jagung pelangi di kebun hortikultura. Ia juga mengaku sudah mencicipi jagung warna-warni karena penasaran dengan rasanya. Menurutnya, rasa jagung yang dikenal dengan istilah glass gem corn rainbow itu tidak jauh beda dengan jagung biasa.

Baca juga : Sekjen PD Pastikan Tak Ada Kongres Luar Biasa

“Meski tidak seenak jagung manis tentunya. Teksturnya sedikit lebih pulen. Kalau jagung manis kan kriuk gitu,” kata Elsya.

“Saya sengaja datang ke sini untuk melihat langsung. Saya memang senang dengan dunia pertanian apalagi yang agak anti-mainstream seperti ini,” ucapnya.

Pengunjung lainnya, Farhan Fauzan (30), mengaku awalnya mengira jagung yang dilihatnya itu mainan. Karena, imbuh dia, warnanya yang sangat kontras mulai warna ungu, merah, hitam, putih, dan warna lainnya.

Baca juga : Pemulihan Pascabanjir di Kotabaru, ACT Hadirkan Air Bersih Buat Warga

"Ternyata asli dan bisa dimakan. Saya baru tahu ada jagung selain warna kuning. Bahkan ada yang berwarna seperti butiran mutiara dan bercorak seperti ini,” kata Farhan sambil memperlihatkan jagung yang bercorak seperti batik yang baru saja dipetiknya itu.

Pemilik lahan, Luki Lukmanulhakim (45), memang sedang panen jagung warna-warni dan mengajak beberapa pengunjung yang sedang bertamu untuk ikut panen. “Beberapa waktu lalu juga kita sempat kedatangan bule (orang asing) ke sini. Saat tahu di kebun ini ada jagung seperti ini, dia terlihat sangat antusias. Bahkan setelah petik langsung saja dimakan dari tongkolnya,” terangnya.

Budidaya jagung pelangi itu sendiri dilakukan sejak dua tahun yang lalu. Awalnya, ia hanya tanam beberapa benih untuk contoh. Namun eksperimennya cukup berhasil. Dari empat warna yang ditanam bisa menghasilkan jagung dengan 12 warna baru. Ia pun lantas menambah luas lahan untuk menanam jagung warna-warni.

Baca juga : Takut Ditanya Kapan Kawin? Ada Nih Jasa Pacar Sewaan

“Ini panen yang keempat kalinya. Ada yang warnanya kuning corak hitam, ada yang di satu tongkol semua warna ada. Bahkan ada yang warna corak seperti batik,” katanya.

Meski belum begitu populer, jagung jenis baru ini dikatakan Luki sedang menjadi tren di negara-negara Eropa termasuk di Amerika Latin sebagai pengganti makanan pokok atau jagung biasanya. Jagung warna-warni memiliki kandungan gizi yang tinggi dan sangat baik bagi kesehatan.

“Harganya sendiri cukup tinggi. Perbandingannya, per kilogram di tingkat petani mencapai Rp9.000 per kilogram, sementara jagung biasa hanya dikisaran Rp2.000 per kilogram. Apalagi kalau dijual dalam bentuk benih, per butir harganya Rp500,” jelasnya. (LHTJ)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal