Dukung UMKM, Kapolres Subang Tinjau Pengolahan Ikan Asin di Desa Patimban

Kapolres Subang AKBP Sumarni didampingi Kapolsek Pusakanagara Kompol DR. R. Jusdijachlan mengunjungi Sentra Pengolahan Ikan Asin di Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (7/2/2023). FOTO: MANGUN WIJAYA/LAMPU HIJAU
Selasa, 7 Februari 2023, 20:32 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Kapolres Subang AKBP Sumarni didampingi Kapolsek Pusakanagara Kompol DR. R. Jusdijachlan mengunjungi Sentra Pengolahan Ikan Asin di Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (7/2/2023).

Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut saat berkunjung didampingi pula Kepala Sat Lantas Polres Subang AKP Lucky Martono, sejumlah personel Satlantas Polres Subang dan Polsek Pusakanagara.

Baca juga : Jelang Ramadhan, Satgas Pangan Polres Subang Pantau Stok dan Harga Sembako

AKBP Sumarni menyampaikan kegiatan ini dalam rangka melihat proses pengolahan ikan asin di desa tersebut. Rupanya, pekerja mengolah ikan asin merupakan istri nelayan yang dibayar oleh pelaku usaha sebesar Rp2.000 hingga Rp2.500 per kgnya.

"Setiap hari istri nelayan kerja mengolah ikan untuk jadi ikan asin dapat Rp25 ribu untuk setiap 10 kgnya. Ikan asin yang dibuat tidak memakai formalin, hanya didinginkan pakai es, kemudian dijemur hingga kering," ucap AKBP Sumarni.

Baca juga : Cek Dua Pasar, Kapolres Subang Pastikan Stok Aman dan Harga Kepokmas Stabil

Maka dari itu, AKBP Sumarni mengajak masyarakat untuk membeli produk ikan asin di Desa Patimban. "Sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM, tadi kami pun membeli produk ikan asin. Masyarakat yang ingin ikan asin bisa beli di sini," ucapnya.

Pelaku usaha pengolahan ikan asin, Sariman mengatakan pihaknya mempekerjakan 10 orang yang umumnya ibu-ibu untuk mengolah ikan menjadi ikan asin. "Setiap hari, ikan yang diolah antara tiga hingga empat kuintal," ucapnya.

Baca juga : Kapolres Subang Gelar Jumat Curhat Bersama Masyarakat Desa Cikujang

Sariman pun memastikan ikan asin yang diproduksinya tidak memakai formalin, sehingga aman bagi kesehatan. "Tidak pakai formalin, hanya pakai es, lalu dikeringkan. Ikan asin dijual ke Bandung dan daerah lainnya," ucap Sariman. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal