LampuHijau.co.id - Perum Bulog Sub Divisi Regional (Subdivre) Subang membawahi wilayah Kabupaten Subang dan Purwakarta menargetkan menyerap 20.000 ton beras dari petani dalam kurun setahun pada 2023.
Kepala Bulog Subdivre Subang Ramaijon Purba mengatakan taget penyerapan beras belum ada penetapan resmi dari direksi. Sementara ini menggunakan acuan target tahun lalu yakni 20.000 ton per tahun.
Baca juga : Resahkan Warga, Kapolres Subang Amankan 376 Botol Miras Berikut Pedagang
"Harapannya tahun tahun ini lebih dari tahun kemarin. Karena gudang kita di Subang dan Purwakarta mampu menampung 28.000 ton beras," ujar Ramaijon Purba saat berada di Mapolres Subang, pada Senin (6/2/2023).
Saat ini, lanjutnya belum masuk ke masa panen, jadi ada penyerapan sedikit-sedikit menggunakan gabah yang tersimpan. Jadi, sekarang stok 500 ton. "Stok ini dinamis karena banyak digelontorkan," ucapnya.
Baca juga : Dalam Waktu Dekat, Polres Subang Akan Launching Bolu Talas Pratama Presisi
Pada Februari ini, tambahnya, dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pasar, Bulog menggelontorkan 300 ton beras. Pasokan beras ke pasar-pasar melalui mitra distributor dan rumah pangan kita (RPK).
Bulog melepas beras seharga Rp8.300 per kg, dan mitra jual ke konsumen tidak boleh lebih dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 9.450 per kg. "Harapan kita bisa menekan harga beras di pasar," ujarnya. (MGN)